Kafe
Sejumlah penelitian menunjukkan, kegemaran Gen Z terhadap kopi dipengaruhi oleh kombinasi faktor psikologis individual dan budaya sosial modern.


Ilustrasi wanita sedang nongkrong dan memesan segelas kopi.


Retrorika Coffee: Kafe Eco Friendly di Kota Batu dengan Nuansa Vintage
Retrorika Coffee menghadirkan suasana yang khas dan menarik dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang umumnya dianggap sebagai sampah oleh orang awam. Sampah tersebut diolah kembali sehingga memiliki nilai dan fungsi yang lebih tinggi.


Pilihan Kafe Ramah Lingkungan dan Estetik di Surabaya
Di Surabaya, tren kafe hijau tumbuh pesat sebagai wujud gaya hidup berkelanjutan. Tak sekadar tempat nongkrong, konsep green cafe seperti Verte dan Santigi Garden menunjukkan bagaimana bisnis kuliner bisa berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan komunitas lokal.


ECAPS Kemang, Kafe Bernuansa Green Sarat Material Up-cycling
Tren kafe ramah lingkungan atau green cafe mulai berkembang di Jakarta, ditandai dengan hadirnya ECAPS Cafe di Kemang yang mengusung nilai keberlanjutan melalui penggunaan material daur ulang dan pengelolaan limbah organik. Minat konsumen, khususnya Gen Z, terhadap brand yang memiliki komitmen sosial dan lingkungan mendorong konsep ini menjadi pembeda bisnis sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif berbasis ekosistem hijau.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
