Maybank Marathon Dongkrak Ekonomi Bali hingga Rp225,5 Miliar
- Maybank Marathon 2025 mencatat dampak ekonomi Bali Rp225,5 miliar dan berpeluang meningkat seiring bertambahnya peserta serta belanja sektor pariwisata.

Maharani Dwi Puspita Sari
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID - Maybank Maratahon 2026 kembali hadir untuk menyapa para masyarakat Indonesia hingga mancanegara. Event yang sudah dilakukan sebanyak 15 kali ini berhasil menjadi event marathon pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan ‘Elite Label’ dari World Athletics. Di tahun ini, event tersebut digelar di Bali, 23 Agustus 2026.
Lebih dari sekedar kompetisi, Maybank Marathon ini merupakan ajang lari yang memiliki tujuan besar untuk mendukung sport tourism berkelanjutan di Indonesia. Melalui ajang ini, setiap langkah pelari bukan hanya tentang catatan waktu, tetapi juga pengalaman yang nyaman, inspiratif, dan juga bermakna.
President Director Maybank Indonesia Steffano Ridwan, menyatakan acara ini memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Bali. “Kami kembali melakukan studi untuk mengukur dampak dalam Maybank Marathon 2025 terhadap perekonomian di Bali dan hasilnya menunjukan angka lebih dari Rp200 miliar atau tepatnya Rp225,5 miliar,” ujar Steffano dalam Press Conference Kick Off Maybank Marathon, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menjelaskan, angka tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, kontribusi ekonomi Maybank Marathon tercatat sekitar Rp155 miliar, lalu melonjak pada 2025 dan kembali meningkat pada 2026.
Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya jumlah peserta, lama tinggal pelari beserta keluarga, belanja sektor akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga produk UMKM lokal. Langkah ini dinilai memperluas distribusi manfaat ekonomi agar tidak hanya terpusat pada pelaku usaha besar.
Selain itu, panitia juga menerapkan strategi pemberdayaan produk lokal dengan menggandeng pelaku usaha Bali sebagai penyedia kebutuhan acara. Kolaborasi juga diperluas dengan berbagai mitra strategis, seperti VISA, E-Journey, dan sejumlah partner lain, untuk memperkuat ekosistem acara sekaligus memperbesar dampak ekonomi ke masyarakat sekitar.
Dengan kombinasi strategi tersebut, panitia optimistis nilai kontribusi ekonomi dapat terus meningkat. Meski tidak menetapkan target pasti, Steffano yakin bahwa tahun ini Maybank Marathon akan tembus hingga Rp300 miliar.
Dampak Berkelanjutan di Luar Aspek Ekonomi
Selain kontribusi ekonomi, Maybank Marathon juga mengusung pendekatan keberlanjutan yang terintegrasi dengan masyarakat lokal. Program pengelolaan sampah organik, keterlibatan komunitas, hingga konsep run for charity menjadi bagian dari strategi acara.
“Event ini bukan hanya soal sport tourism, tetapi juga keberlanjutan. Ada dampak sosial dan lingkungan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Steffano.
Melalui pendekatan tersebut, Maybank Marathon diposisikan bukan sekadar ajang olahraga, melainkan penggerak ekonomi lokal dan kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak jangka panjang bagi Bali.

Maharani Dwi Puspita Sari
Editor
