Saham Konglomerat
BEI berencana mengeluarkan 80 saham HSC dari IHSG. Simak potensi dampaknya bagi bobot indeks, saham konglomerat, dan investor.


Pekerja beraktivitas dengan latar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22 pada akhir sesi Senin (3/8/2020), setelah bergerak di rentang 4.928,47 – 5.157,27. Artinya, indeks sempat anjlok 4 persen dan terlempar dari zona 5.000. Risiko penurunan data perekonomian kawasan Asean termasuk Indonesia menjadi penyebab (IHSG) terkoreksi cukup dalam hari ini. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia


Gong Rebalancing MSCI dan Pertaruhan Arah Bursa RI
Rebalancing MSCI resmi efektif hari Jumat, 29 Mei 2026. Saham konglomerat seperti BREN hingga AMMN menghadapi risiko ARB, tetapi peluang technical rebound mulai terbuka.


Masa Depan Saham Konglomerat Usai Stempel Buruk MSCI
Kebijakan MSCI membekukan perubahan indeks memicu kejatuhan IHSG, saham konglo jadi sorotan utama investor global.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
