Pam Jaya

Puluhan ribu warga rumah susun di DKI Jakarta merasa resah setelah mengetahui tarif air bersih yang mereka bayarkan selama ini disamakan dengan tarif pelanggan gedung komersial seperti mal, pusat perbelanjaan, perkantoran, bahkan industri besar.
Foto ICM DPD - Panji 1.jpg
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran (tengah) berdialog dengan Sekretaris Umum Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI), Nyoman Sumayasa (kiri) dan Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Kalibata City, Hj. Musdalifah Pangka (kanan) di Balaiwarga Tower Kemuning Apartemen Kalibata Jakarta, Kamis, 4 September 2025. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia
0eaf98e3-5a69-4f5e-aa11-86b381750c72.jpeg

Warga Rusun Desak Revisi Tarif PAM Jaya, Kritik Layanan dan Rencana IPO

Puluhan ribu warga rusun DKI resah tarif air PAM Jaya lebih mahal dari Pondok Indah, kritik layanan buruk hingga wacana IPO yang dinilai keliru.
PAM-JAYA.jpg

Menelisik Kinerja Keuangan PAM JAYA di Ambang IPO

PAM JAYA tengah mengkaji langkah IPO di Bursa Efek Indonesia. Dengan laba bersih yang melonjak pada 2023, seperti apa kesiapan keuangan perusahaan air milik Pemprov DKI Jakarta ini?
IMG-20250121-WA0001.jpg

DPRD Minta PAM Jaya Tunda Kenaikkan Tarif Air Bersih di 2025

Menurut Francine, saat ini belum ada urgensi kenaikkan tarif air PAM Jaya di 2025 karena sejak tahun 2017 PAM Jaya selalu untung, tertinggi di tahun 2023 untung Rp 1,2 triliun, dan tahun 2024 membagikan dividen Rp 62 miliar.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...