UNVR Siapkan Dividen Tambahan, Strategi Tarik Investor Muda
- Unilever Indonesia (UNVR) umumkan dividen tambahan dari divestasi es krim dan Sariwangi, melengkapi payout ratio 100% laba 2025.

Maharani Dwi Puspita Sari
Author


JAKARTA,TRENASIA.ID - Emiten Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengumumkan rencana pembagian dividen tambahan (special dividend) kepada para pemegang saham. Kebijakan ini melengkapi komitmen perusahaan yang tetap membagikan dividen dengan payout ratio 100% dari laba 2025 hasil divestasi bisnis es krim dan teh Sariwangi.
Hal ini menjadikan UNVR kembali menarik perhatian investor ritel, termasuk generasi muda yang mulai aktif berinvestasi di pasar modal. Kabar tersebut pertama kali disampaikan manajemen dalam paparan kinerja.
Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap, menyatakan bahwa selain dividen reguler yang berasal dari laba bersih, perusahaan juga akan menyalurkan dividen tambahan satu kali yang bersumber dari hasil divestasi unit bisnis tertentu.
"Kami juga tetap memberikan dividen dengan payout ratio 100%. Selain itu, perusahaan juga membagikan dividen tambahan satu kali ke para pemegang saham dari hasil divestasi bisnis es krim dan teh Sariwangi," kata Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap dalam paparan kinerja tahun 2025.
Langkah ini dinilai sebagai strategi korporasi yang tidak hanya berorientasi pada perbaikan portofolio bisnis, tetapi juga menjaga kepercayaan pasar di tengah dinamika industri barang konsumsi yang semakin kompetitif.
Lonjakan Laba Bersih Jadi Fondasi Dividen
Sepanjang 2025, UNVR mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,64 triliun, melonjak lebih dari 126% dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sekitar Rp3,37 triliun. Kinerja tersebut terdorong oleh kombinasi perbaikan operasional dan kontribusi dari aksi divestasi.
Namun, manajemen juga menegaskan bahwa tanpa kontribusi dari unit bisnis yang dilepas, laba inti perusahaan berada di kisaran Rp3,5 triliun. Kinerja laba ini menjadi dasar pembagian dividen reguler dengan rasio pembayaran 100%. Momen ini menunjukkan seluruh laba bersih tahun berjalan akan dikembalikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.
Melansir dari Asosiasi Emiten Indonesia, Senin, 16 Februari 2026 kondisi tersebut memiliki manfaat bagi investor. Pertama,a Dividend Payout Ratio (DPR) dapat menjadi acuan untuk menilai kebijakan dividen perusahaan. DPR yang stabil mencerminkan konsistensi pembagian dividen dan menarik bagi investor yang mengincar pendapatan rutin.
Sementara itu, DPR yang tinggi menunjukkan perusahaan lebih memprioritaskan pembagian laba dibandingkan reinvestasi, tetapi akan terlalu berisiko jika laba menurun. Sebaliknya, DPR rendah menandakan laba lebih banyak ditahan untuk ekspansi atau penguatan keuangan.
Divestasi Bisnis: Kenapa Jadi Dividen Tambahan?
UNVR sebelumnya melakukan divestasi atas unit bisnis es krim dan teh Sariwangi. Langkah ini merupakan bagian dari strategi global Unilever Group untuk merampingkan portofolio dan fokus pada lini produk dengan margin lebih tinggi.
Divestasi tersebut menghasilkan dana segar yang kemudian sebagian dialokasikan sebagai dividen tambahan satu kali. Melansir dari laman xtb, Senin, 16 Februari 2026 dalam praktik korporasi, dividen tambahan atau special dividend biasanya diberikan ketika perusahaan memperoleh:
- Keuntungan luar biasa dari penjualan aset
- Kelebihan kas signifikan
- Restrukturisasi besar

Maharani Dwi Puspita Sari
Editor
