Tak Hanya Cokelat, 5 Real Food Ini Bisa Tingkatkan Mood
- Beberapa makanan real food ini mengandung vitamin, mineral, dan senyawa penting yang berpotensi meningkatkan suasana hati.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Kita semua pasti pernah mendengar ungkapan, “You are what you eat.” Tapi pernahkah terpikir bahwa apa yang kita makan juga bisa memengaruhi perasaan kita?
Ternyata, mengonsumsi real food memberikan manfaat lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan energi harian. Beberapa jenis makanan bahkan bisa meningkatkan suasana hati melalui nutrisi yang mendukung kestabilan fungsi otak.
Beberapa makanan mengandung vitamin, mineral, dan senyawa penting yang berpotensi meningkatkan suasana hati. Mengonsumsi makanan yang dapat memperbaiki mood tidak hanya memberi manfaat bagi kesehatan mental, tetapi juga bisa meningkatkan kesejahteraan fisik secara keseluruhan.
Real Food yang Bisa Tingkatkan Mood
Dilansir dari Mount Elizabeth dan Eating Well, berikut real food yang bisa tingkatkan mood:
1. Pisang

Pisang bukan hanya sumber karbohidrat kompleks yang baik, tetapi juga kaya nutrisi seperti serat pangan untuk mendukung kesehatan pencernaan, buah berwarna kuning ini kaya akan triptofan, asam amino yang menjadi pendahulu serotonin. Selain itu, pisang juga mengandung vitamin B6 yang membantu mengatur suasana hati.
Pisang sangat cocok dijadikan camilan cepat saji. Kamu juga bisa menambahkannya ke sereal, diblender menjadi smoothie, atau dipanggang menjadi muffin. Mengonsumsi karbohidrat yang tepat seperti yang terdapat dalam buah bisa mendukung kesehatan otak dan meningkatkan suasana hati.
2. Alpukat
Lembut dan lezat, alpukat kaya akan vitamin B dan lemak tak jenuh tunggal, yang baik untuk kesehatan otak dan neurotransmitter.
Kamu bisa mengoleskannya di roti panggang, dijadikan guacamole, atau dipotong untuk ditambahkan ke salad dan sandwich. Untuk versi minuman, blender alpukat dengan susu, sedikit pemanis, dan es untuk membuat milkshake alpukat yang creamy.
3. Ubi Jalar
Ubi jalar kaya akan serat dan karbohidrat kompleks yang dapat membantu menstabilkan kadar gula darah sekaligus menjaga suasana hati.
Kamu bisa memanggangnya menjadi irisan, menghaluskannya sebagai lauk, atau mengisinya dengan kacang dan sayuran untuk hidangan yang lengkap.
4. Salmon

Salmon menyediakan nutrisi yang terbukti mendukung kesehatan mental, seperti asam lemak omega-3 DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid), serta vitamin D, menjadikannya salah satu makanan terbaik untuk meningkatkan mood.
“Otak kita terdiri sekitar 60% lemak, sehingga sangat membutuhkan lemak sehat. Salmon kaya akan omega-3 dan merupakan sumber vitamin D yang baik. Mengonsumsi makanan tinggi omega-3 seperti salmon bisa membantu memperbaiki suasana hati dan menurunkan risiko depresi,” ujar Ehsani.
Mengonsumsi makanan kaya vitamin D seperti salmon adalah cara efektif untuk meningkatkan asupan secara bertahap.
5. Bayam
Bayam bukan sekadar sayuran pelengkap, melainkan sumber folat yang penting bagi tubuh. Folat berperan dalam pembentukan serotonin dan dopamin, dua zat yang memengaruhi kesehatan mental dan suasana hati.
Banyak orang tidak menyadari bahwa kekurangan folat bisa menyebabkan energi cepat menurun dan mood sulit terjaga. Menambahkan bayam ke menu harian bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu mengatasinya.
Menambahkan bayam dalam pola makanmu tidak hanya menambah variasi dan rasa, tetapi juga berpotensi meningkatkan mood dan kesejahteraan secara keseluruhan. Seperti halnya semua hal, keseimbangan tetap penting.
Cara mengolahnya sangat mudah, bisa dicampurkan ke smoothie atau ditambahkan ke omelet saat sarapan. Bayam hampir tidak mengubah rasa makanan, sehingga gampang dipadukan dengan berbagai menu.
Asupan folat yang cukup membantu tubuh bekerja lebih optimal, termasuk di otak yang mengatur suasana hati. Jika kamu sering merasa lelah atau lesu, menambahkan bayam ke dalam pola makan bisa menjadi cara praktis untuk mendukung kesehatan mental.
Jadi, mengapa tidak mencoba memasukkan beberapa makanan yang bisa meningkatkan mood ini ke dalam menu berikutnya dan merasakan efeknya sendiri?

Distika Safara Setianda
Editor
