Tren Leisure

Legenda K-Pop EXO hingga BIGBANG Kembali Bangkit

  • EXO, BLACKPINK, BTS, dan BIGBANG kembali melangsungkan aktivitas sebagai grup menandai pergeseran besar.
Group K-pop EXO.
Group K-pop EXO. (x.com/weareoneEXO)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Setelah bertahun-tahun pasar K-pop didominasi oleh para idol rookie (pendatang baru), kini grup-grup legendaris generasi ke-2 dan ke-3 seperti EXO, BLACKPINK, BTS, dan BIGBANG resmi bersiap untuk melakukan comeback besar-besaran.

Dilansir dari Kbizoom, para pakar industri menilai bahwa kembalinya mereka bukan sekadar dimulainya kembali aktivitas, melainkan berpotensi membawa perubahan signifikan terhadap lanskap K-pop saat ini.

EXO menjadi pembuka pada 19 Januari 2026 dengan merilis album penuh kedelapan mereka bertajuk REVERXE, yang juga menjadi album studio pertama dalam kurang lebih dua setengah tahun sejak November 2022.

Lagu utama “Crown” memadukan drum trap khas Atlanta, gitar heavy metal, dan synth EDM, menghadirkan warna maskulin yang kuat, sesuatu yang jarang ditemui dalam rilisan K-pop belakangan ini. Liriknya mengibaratkan sosok berharga sebagai sebuah “mahkota” dan menegaskan janji untuk melindunginya dengan segala cara, tema yang kembali mengingatkan pada identitas naratif awal EXO.

Karena masih berlangsungnya sengketa hukum dengan agensi, album ini dirilis sebagai proyek dengan enam anggota. Meski demikian, keputusan untuk kembali lewat album penuh menegaskan komitmen EXO terhadap karya yang berfokus pada album.

Dari sisi komersial, REVERXE langsung debut di posisi pertama tangga album digital QQ Music di China dan meraih sertifikasi double platinum. Album ini juga menduduki puncak berbagai platform Tencent Music, chart iTunes Top Albums di 35 wilayah dunia, serta tangga musik RecoChoku dan AWA di Jepang, dan Hanteo Chart di Korea.

Di sisi lain, BLACKPINK secara resmi mengonfirmasi comeback mereka sebagai grup lengkap dengan merilis mini album ketiga berjudul DEADLINE pada 27 Februari 2026. Album ini menjadi rilisan penuh pertama mereka sebagai grup dalam tiga tahun lima bulan sejak BORN PINK yang diluncurkan pada September 2022.

Girl group K-pop, BLACKPINK. (Tangkap layar Instagram @sooyaaa__)

Sebagai grup girl K-pop yang telah diakui sebagai standar global, BLACKPINK sebelumnya berhasil menduduki puncak Billboard 200 lewat album BORN PINK. Single digital mereka pada 2024, “JUMP,” juga meraih posisi nomor satu di Billboard Global 200, kembali menegaskan pengaruh mereka di kancah internasional. 

Para pengamat industri menilai bahwa stabilitas serta makna simbolis dari kembalinya BLACKPINK sebagai grup utuh jauh lebih penting dibandingkan sekadar capaian tangga lagu.

Setelah pertunjukan yang tiketnya terjual habis di Tokyo Dome pada 16-18 Januari, BLACKPINK akan melanjutkan rangkaian pertunjukan di Kai Tak Stadium, Hong Kong, pada 24, 25, dan 26 Januari. Konser tersebut akan menjadi penutup BLACKPINK WORLD TOUR yang mencakup 16 kota dengan total 33 pertunjukan.

Sementara, comeback BTS dipandang luas sebagai variable paling berpengaruh dalam dinamika pasar saat ini. Grup ini akan kembali sebagai formasi lengkap pada 20 Maret 2026 lewat album penuh kelima mereka, rilisan pertama sejak album antologi Proof pada 2022 sekaligus album studio pertama dalam enam tahun sejak MAP OF THE SOUL: 7.

Kembalinya ini menjadi aktivitas grup lengkap pertama BTS setelah menyelesaikan wajib militer, memposisikan perilisan ini sebagai momen penting bagi era pasca-wajib militer mereka. Album bertajuk Arirang ini terinspirasi dari lagu rakyat ikonis Korea, dengan tema kerinduan, cinta, dan identitas.

Para anggota menggambarkan album tersebut sebagai karya yang merangkum emosi dan pengalaman selama masa hiatus, sekaligus menegaskan kembali jati diri mereka sebagai sebuah grup.

Forbes menggambarkan album tersebut sebagai “kembalinya simbolis ke akar mereka dan deklarasi baru untuk berbagi budaya Korea dengan dunia.”

BTS juga akan memulai tur dunia berskala besar pada April, diawali di Goyang, Korea, lalu berlanjut ke Amerika Utara, Eropa, Amerika Selatan, dan Asia. Tur ini mencakup 34 kota dengan total 79 pertunjukan, menjadikannya tur tunggal terbesar yang pernah dilakukan oleh artis K-pop, termasuk konser stadion di berbagai pasar global utama.

Selain itu, HYBE telah mengajukan izin untuk menggelar pertunjukan BTS di area sekitar Gwanghwamun dan Istana Gyeongbokgung di Seoul, yang semakin menambah makna simbolis dari comeback mereka dengan mengaitkannya langsung dengan ikon-ikon nasional.

Adapun, dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20, BIGBANG akan kembali beraktivitas sebagai trio, G-Dragon, Taeyang, dan Daesung, dengan penampilan yang sangat dinantikan di Coachella 2026 pada bulan April. Aksi panggung tersebut diperkirakan akan menjadi sinyal kuat kembalinya BIGBANG di panggung global.

Kembalinya para legenda generasi ke-2 dan ke-3 bukan sekadar kebangkitan nostalgia. Kehadiran mereka kembali menjembatani masa lalu dan masa kini K-pop, sekaligus menegaskan kembali pengaruh genre ini di pasar musik global.

Baik penggemar maupun pelaku industri kini menaruh perhatian besar saat grup-grup veteran tersebut menetapkan tolok ukur baru dalam hal keberlanjutan karier, skala pencapaian, dan dampak budaya di era K-pop yang terus berkembang.