Magang Nasional 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal dan Uang Sakunya
- Program Magang Nasional 2026 resmi dibuka dengan kuota 150.000 peserta. Simak syarat, cara daftar, jadwal lengkap, besaran uang saku, dan peluang jadi karyawan tetap.

Muhammad Imam Hatami
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID - Pemerintah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 Angkatan II mulai 15 Juli 2026. Program yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja sekaligus membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja sebelum masuk ke dunia profesional.
Tahun ini, pemerintah memperbesar kuota peserta menjadi 150.000 orang, meningkat 50% dibandingkan angkatan sebelumnya yang hanya menyediakan 100.000 kuota. Penambahan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak fresh graduate yang masih kesulitan memperoleh pekerjaan.
Selain pengalaman kerja selama enam bulan, peserta juga akan memperoleh uang saku yang mengikuti standar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi penempatan. Di sejumlah daerah, nominalnya bahkan bisa mencapai Rp6 juta per bulan.
Berikut panduan lengkap mengenai syarat, cara daftar, jadwal, hingga besaran uang saku Program Magang Nasional 2026,
Pemerintah Tambah Kuota Jadi 150.000 Peserta
Program Magang Nasional 2026 menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,2 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Total kuota sebanyak 150.000 peserta dibagi ke dalam tiga gelombang atau batch, masing-masing sebanyak 50.000 peserta. Batch pertama membuka pendaftaran pada 15–28 Juli 2026, sedangkan batch kedua dan ketiga akan dibuka secara bertahap hingga akhir tahun.
Penambahan kuota tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kesempatan kerja bagi lulusan baru. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan penambahan kuota merupakan amanah pemerintah agar kualitas Program Magang Nasional terus ditingkatkan sekaligus menjangkau lebih banyak pencari kerja.
Baca juga : ICM Kelola 10 Juta Liter Air Limbah per Hari, Dorong Properti Lebih Hijau
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Program ini terbuka bagi lulusan perguruan tinggi yang baru menyelesaikan pendidikan. Persyaratan utamanya meliputi,
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK.
- Lulusan Diploma III (D3) atau Sarjana (S1).
- Fresh graduate atau maksimal satu tahun sejak tanggal kelulusan yang tercantum di ijazah.
- Bersedia mengikuti program magang selama enam bulan penuh.
- Tidak terdapat batasan usia pendaftar.
Dengan ketentuan tersebut, kesempatan mengikuti program tidak hanya terbuka bagi lulusan yang baru wisuda, tetapi juga bagi mereka yang lulus hingga satu tahun sebelumnya.
Cara Daftar Magang Nasional 2026
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform MagangHub Kemnaker. Calon peserta dapat mengikuti langkah berikut,
- Membuat akun SIAPKerja sebagai syarat utama registrasi di laman https://maganghub.kemnaker.go.id/pendaftaran
- Login ke platform MagangHub menggunakan akun tersebut.
- Melengkapi data pribadi sesuai identitas resmi.
- Mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, seperti ijazah, transkrip nilai, dan Curriculum Vitae (CV).
- Memilih maksimal dua posisi magang sesuai minat dan kompetensi.
- Mengirimkan pendaftaran dan memantau hasil seleksi melalui dashboard akun.
Peserta disarankan memastikan seluruh data yang diunggah sesuai dokumen resmi serta menggunakan alamat email dan nomor telepon yang masih aktif agar tidak melewatkan informasi seleksi.
Baca juga : Analisis dan Insight Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juni 2026
Jadwal Lengkap Program Magang Nasional 2026
- Sosialisasi: 29 Juni–28 Juli 2026
- Pendaftaran dan verifikasi perusahaan: 29 Juni–15 Juli 2026
- Pendaftaran peserta: 15–28 Juli 2026
- Seleksi peserta: 29 Juli–5 Agustus 2026
- Penetapan peserta: 6 Agustus 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 7 Agustus 2026
- Mulai program magang: 10 Agustus 2026
- Durasi magang: 6 bulan di perusahaan mitra yang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Benarkah Uang Saku Bisa Mencapai Rp6 Juta?
Salah satu informasi yang paling banyak dicari adalah mengenai besaran uang saku peserta. Pemerintah menegaskan nominal Rp6 juta bukan diberikan kepada seluruh peserta.
Besaran uang saku mengikuti standar UMP atau UMK di wilayah tempat peserta menjalani magang. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa peserta akan memperoleh penghasilan sekitar Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan, tergantung lokasi penempatan.
Artinya, peserta yang ditempatkan di wilayah dengan UMP tinggi seperti DKI Jakarta berpotensi menerima uang saku mendekati Rp6 juta. Sebaliknya, peserta yang ditempatkan di provinsi dengan UMP lebih rendah akan menerima nominal sesuai ketentuan daerah masing-masing.
Sebagai gambaran, UMP 2026 di DKI Jakarta mencapai sekitar Rp5,73 juta, sedangkan Jawa Barat sekitar Rp2,31 juta, Jawa Tengah Rp2,32 juta, DI Yogyakarta Rp2,41 juta, dan Jawa Timur sekitar Rp2,44 juta.
Meski nominalnya berbeda, peserta tetap memperoleh manfaat lain berupa pengalaman kerja, pendampingan mentor, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Baca juga : Jangan Asal Ikut IPO, Cek 7 Hal Ini Sebelum Serok Saham Baru
Peluang Langsung Direkrut Setelah Magang
Program ini juga menunjukkan hasil yang cukup positif berdasarkan evaluasi angkatan sebelumnya. Data Kemnaker mencatat sekitar 30% peserta langsung memperoleh tawaran menjadi karyawan tetap setelah menyelesaikan magang selama enam bulan.
Selain itu:
- 84% peserta mengaku puas atau sangat puas terhadap program.
- 67,13% peserta menyatakan program membantu meningkatkan kondisi ekonomi mereka dan keluarga.
- 66,55% peserta dinilai mengalami peningkatan kompetensi teknis oleh mentor perusahaan.
Evaluasi tersebut dilakukan berdasarkan survei terhadap 65.245 peserta dan 7.217 mentor dari perusahaan mitra.
Mengapa Fresh Graduate Perlu Memanfaatkan Program Ini?
Bagi banyak lulusan baru, tantangan terbesar saat mencari pekerjaan adalah persyaratan pengalaman kerja.
Program Magang Nasional dirancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan memberikan pengalaman kerja nyata di perusahaan, BUMN, kementerian, maupun lembaga pemerintah yang menjadi mitra program.
Saat ini terdapat lebih dari 8.000 perusahaan dan institusi yang telah bergabung sebagai mitra penyelenggara. Selain memperoleh pengalaman profesional, peserta juga memiliki peluang membangun jaringan kerja, meningkatkan keterampilan, dan memperbesar kesempatan direkrut sebagai karyawan tetap setelah program selesai.
Dengan kuota yang meningkat menjadi 150.000 peserta dan dukungan anggaran Rp4,2 triliun, Program Magang Nasional 2026 menjadi salah satu peluang terbesar bagi fresh graduate untuk memulai karier.
Bagi calon peserta, menyiapkan akun SIAPKerja, melengkapi dokumen sejak dini, serta memilih posisi yang sesuai kompetensi dapat meningkatkan peluang lolos seleksi ketika pendaftaran dibuka pada 15 Juli 2026.

Muhammad Imam Hatami
Editor
