Tren Ekbis

SMBC Indonesia Economic Forum 2026 Dukung Stabilitas Ekonomi

  • SMBC menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan stabilitas sistem keuangan melalui penyelenggaraan SMBC Indonesia Economic Forum 2026 di Jakarta, 19 Mei 2026.
156737.jpg
Plt. Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Herman Saheruddin (tengah), bersama Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar (dua kiri), Wakil Direktur Utama SMBC Indonesia Michellina Laksmi Triwardhany (kiri), Komisaris Utama SMBC Indonesia Chow Ying Hoong (tiga kanan), dan Wakil Direktur Utama SMBC Indonesia Jun Saito (dua kanan), di SMBC Indonesia Economic Forum 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (SMBC)

JAKARTA, TRENASIA.ID-Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia), sebagai bank dengan layanan keuangan komprehensif, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan stabilitas sistem keuangan dan resiliensi ekonomi nasional melalui penyelenggaraan SMBC Indonesia Economic Forum 2026 di Jakarta, 19 Mei 2026. 

Mengusung tema “Resilience in a Shifting Global Landscape”, forum ini menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat strategi adaptif, serta mendorong investasi berkelanjutan di tengah dinamika global. 
 
Di tengah perubahan lanskap ekonomi global yang kian dinamis, Indonesia perlu terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas. Tantangan seperti dinamika geopolitik, fluktuasi nilai tukar, serta tekanan terhadap ruang fiskal menjadi faktor yang perlu diantisipasi secara cermat. Dalam konteks ini, sinergi antara pemerintah, sektor keuangan, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.

Head of Economics Portfolio Alignment and Sustainability, Danantara Indonesia, Masyita Crystallin* mengungkapkan dalam keynote speech_ pentingnya peranan instrumen strategis yang dimiliki Indonesia seperti Danantara dalam menghadapi fragmentasi geopolitik, volatilitas energi, dan perubahan arsitektur perdagangan global. 

 “Fokus Danantara saat ini mencakup beberapa sektor strategis, yaitu minera, digital energy, digital infrastructure, health care, financial service, kemudian infrastructure utility, industrial asset, food and industry. Poin terpenting, Danantara tidak hanya berfokus pada dampak ekonomi nasional dan menghasilkan imbal hasil yang berkelanjutan, tetapi juga bergerak aktif berdasarkan peluang investasi yang tersedia.”

Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar menyampaikan bahwa sektor keuangan memiliki peran strategis dalam memperkuat resiliensi ekonomi, khususnya dalam memastikan intermediasi yang optimal dan mendukung aliran investasi jangka panjang. Dalam konteks tersebut, perbankan harus mampu menjembatani kebutuhan pembiayaan sektor usaha dengan peluang investasi yang terus berkembang.

“Kami melihat pentingnya menjaga stabilitas sebagai fondasi di era yang penuh ketidakpastian, sembari memastikan momentum pertumbuhan tetap terjaga. Di tengah dinamika global, hal ini membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, sektor publik dan swasta. Sejalan dengan itu, SMBC Indonesia Economic Forum 2026 ini kami adakan dengan harapan dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif antara pemangku kepentingan, sekaligus memperkaya perspektif dalam merespons dinamika ekonomi ke depan,” ujarnya.  

Perkuat Transformasi Ekonomi dan Kepercayaan Investor

Dari perspektif global, *Distinguished Fellow Asia Research Institute National University of Singapore Kishore Mahbubani* menyampaikan dalam menghadapi dinamika global saat ini, Indonesia dapat menerapkan beberapa pendekatan strategis. Salah satunya adalah dengan menjaga dan mengapresiasi konsistensi negara-negara ASEAN sebagai kawasan yang berhasil mempertahankan perdamaian tanpa perang besar selama 47 tahun terakhir.

“Menghadapi persaingan geopolitik, akan sulit bagi kita jika harus bergerak sendiri-sendiri. Namun secara kolektif, jika seluruh negara anggota ASEAN bersatu dan menyampaikan pesan yang sama maka dampaknya akan jauh lebih kuat. Itulah mengapa ASEAN menjadi instrumen yang sangat penting,” katanya.

Sementara itu, dari sudut pandang ekonomi makro, Ekonom Senior Raden Pardede menyoroti pentingnya transformasi struktur ekonomi Indonesia di tengah tekanan global. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak bisa bertumpu pada sumber daya alam, melainkan harus dimotori oleh inovasi teknologi dan digitalisasi.

“Transformasi ekonomi harus bergerak dari agriculture ke manufacturing, lalu ke services, dan pada saat yang sama diiringi peningkatan produktivitas serta kualitas SDM. Pada akhirnya, negara yang berhasil adalah negara yang mampu menguasai teknologi dan menciptakan industrialisasi bernilai tambah tinggi” kata Raden.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menekankan pentingnya menjaga kepastian dan konsistensi kebijakan dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini, khususnya untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha dan investor.

“Yang paling rasional bagi dunia usaha adalah kepastian. Dunia usaha tidak bisa diberikan ketidakpastian dan volatilitas, yang mereka butuhkan adalah arah kebijakan yang jelas, angka, dan data,” katanya.

Lebih lanjut, sesi panel diskusi bersama Lilis Setiadi, President Director, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen dan Arief Wana, Managing Partner, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk turut membahas bagaimana prospek pasar obligasi dan pasar saham di Indonesia di 2026 yang dinilai masih relatif positif. 

Pada pasar obligasi, volatilitas yang tinggi karena risiko global dan domestik perlu disiasati dengan agility dan diversifikasi melalui durasi portofolio yang lebih pendek dan seleksi ketat atas kualitas kredit dari obligasinya, sementara strategi investasi di saham menuntut selektivitas tinggi dengan fokus pada sektor berkelanjutan dan strategi defensif di tengah volatilitas saham dan rotasi sektor akibat geopolitik. 

Melalui SMBC Indonesia Economic Forum 2026, SMBC Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai mitra strategis bagi nasabah dan pemangku kepentingan dalam menghadapi dinamika ekonomi. Ke depan, SMBC Indonesia akan terus menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan komprehensif guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, resilien, dan berkelanjutan.