Potensi Tempe
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra menegaskan, stok kedelai sampai saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional. Sehingga, Kementerian Perdagangan menjamin kedelai akan selalu tetap tersedia dan industri pengrajin tahu dan tempe akan terus berproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kenaikan harga kedelai impor.


Pekerja mengenakan busana formil jas, kemeja, dan berdasi layaknya pekerja kantoran memproduksi tahu di industri rumahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kawasan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 14 Desember 2020. Foto : Ismail Pohan/TrenAsia


Ternyata Tahu dan Tempe Berpotensi Dominasi Pasar Australia
JAKARTA – Makanan khas Indonesia, tempe, diperkirakan memiliki potensi yang besar di pasar Australia. Produk khas Indonesia ini memiliki peminat yang cukup besar di negeri kanguru tersebut. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Dody Edward saat menghadiri forum bisnis Indonesia-Australia di Sydney pada 12 Februari lalu, mengatakan industri tahu dan tempe memiliki […]
