kopi.jpg

Kedai Kopi Makin Marak, Kenapa Petaninya Tidak Sejahtera?

Hanya sekitar 75% wilayah perkebunan kopi yang dapat diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, sisanya tidak dalam kondisi produktif dan mengalami kerusakan.
<p>Barista Meir (25), melayani pengunjung menggunakan bahasa isyarat di kafe Sunyi &#8220;House of Coffee and Hope&#8221; di Jalan Fatmawati, Jakarta, Jum&#8217;at, 15 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Satu dari Seribu, Sulitnya Difabel Masuk Pasar Kerja

Kisah Hasna dan Hasni yang viral bukan sekadar cerita haru, ini cermin betapa langkanya penyandang disabilitas yang benar-benar bisa masuk ke dunia kerja formal Indonesia.
Anak muda membeli kopi untuk diet.

Perang Timur Tengah Bisa Bikin Kopi Favoritmu Makin Mahal

Konflik Iran vs AS-Israel bukan sekadar drama geopolitik jauh di sana. Ada jalur transmisi nyata membentang dari Selat Hormuz langsung ke racikan kopimu.
grab-a4Lbexabx4M-unsplash (1).jpg

Gig Economy, Janji Kebebasan atau Jebakan bagi Pekerja?

Di balik kemudahan pesan ojek dan makanan dalam genggaman, ada jutaan pekerja informal yang terjebak di zona abu-abu: fleksibel di atas kertas, rentan dalam kenyataan.