Peran Digitalisasi, Kucuran Kredit Bank Raya Naik 39 Persen jadi Rp8,2 Triliun
- Peningkatan kredit ini berkat komitmen Bank Raya yang berani mengeksplorasi potensi bisnis digital, terutama pada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Alvin Bagaskara
Author
JAKARTA - Emiten perbankan digital PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) sukses menyalurkan kredit sebesar Rp8,2 triliun hingga Oktober 2023. Angka kredit ini meningkat 39,1% secara tahunan dibandingkan kucuran pada periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp5,9 triliun.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan lonjakan penyaluran kredit itu berkat komitmen perseroan yang berani mengeksplorasi potensi bisnis digital, terutama pada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Bank Raya terus membangun bisnis digital dengan pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis produk dan customer experience," ungkap Bagus sapaan akrabnyak dalam keterangan tertulisnya, pada Senin, 20 November 2023.
- Limbah Merek Internasional Picu Masalah Kesehatan Pekerja di Kamboja
- InJourney Catatkan Pertumbuhan EBITDA Kuartal III 2023 Mencapai 120 Persen
- BI Proyeksikan Permintaan Kredit Perbankan Oktober 2023 Tetap Tumbuh Positif
Bagus menyebut, inovasi yang dilakukan Bank Raya khususnya pada produk dan fitur digital diharapkan mampu mendorong kesehatan finansial pelaku usaha. Di sisi lain, hal itu juga menjadi kunci pertumbuhan bisnis jangka panjang perseroan.
“Kami berupaya untuk terus menghadirkan produk perbankan digital terbaik yang selaras dengan aspirasi kami untuk menjadi partner bertumbuh bagi para pelaku usaha dan kawan finansial bagi masyarakat," imbuhnya.
Pertumbuhan kredit digital telah mendorong peningkatan yang signifikan dalam outstanding kredit digital Bank Raya pada Oktober 2023, mencapai 48,8% year-on-year (yoy) dan melampaui Rp1 Triliun. Capaian serupa juga tercatat pada digital saving yang tumbuh sebesar 55% yoy pada Oktober 2023 dan mencapai kisaran Rp700 miliar.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis digital Bank Raya berada pada jalur yang positif menuju keberlanjutan jangka panjang. Hal ini tercermin melalui komitmen strategis untuk memperkuat sinergi dalam ekosistem BRI Group, dengan tujuan mendorong perluasan akses perbankan di masyarakat.
Sejak diluncurkan pada 2022, digital saving Bank Raya telah mengalami pertumbuhan yang memuaskan, baik dari segi perkembangan bisnis maupun peningkatan jumlah nasabah. Fitur yang paling diminati mencakup transfer online menggunakan BI Fast, transaksi pembayaran dengan QRIS, top up e-wallet, dan transfer antar rekening Bank Raya.
Kembangkan Saku Bisnis
Selain fitur pembayaran, tersedia juga fitur Saku yang bermanfaat untuk pengelolaan keuangan dengan memisahkan pengeluaran berdasarkan kategori tanpa memerlukan saldo awal dan saldo minimum. Saku yang paling diminati oleh nasabah adalah Saku Jaga, dirancang khusus untuk menyisihkan pendapatan sebagai dana darurat dengan tingkat bunga yang kompetitif.
“Saat ini kami gencar memperkenalkan Fitur Saku Bisnis yang baru diluncurkan, karena akan menjadi salah satu growth engine bagi bisnis digital Bank Raya. Kami menyadari bahwa terdapat kebutuhan bagi pelaku usaha untuk mendukung bisnisnya sehingga dengan fitur pengelolaan keuangan bisnis bagi pelaku usaha kami harap dapat mengembangkan bisnisnya lebih cepat dan mudah tanpa perlu meluangkan waktu untuk datang ke kantor cabang.”
“Fitur Saku Bisnis ini juga telah terintegrasi dengan akun aplikasi Raya yang saat ini diperuntukkan bagi nasabah personal untuk pengelolaan keuangan sehari-hari.” jelas Bagus.
Asal tahu saja, Saku Bisnis menyajikan dua fitur utama, yaitu menu pembuatan saku bisnis dan menu mass transfer, yang memberikan kemudahan kepada nasabah untuk melakukan transfer secara real-time ke sepuluh rekening tujuan sekaligus.
Menurut Bagus, Saku Bisnis memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam melaksanakan transaksi payroll atau pembayaran kepada supplier. Fitur pembuatan saku bisnis memungkinkan nasabah untuk memisahkan dana bisnis dengan membuat hingga lima saku bisnis berbeda.
Selain itu, nasabah juga dapat melakukan pengecekan mutasi rekening, memungkinkan mereka untuk memantau operasional keuangan bisnis mereka secara efektif. "Kami akan mendorong peningkatan kualitas produk digital dan customer experience, dengan terus bersinergi di dalam ekosistem BRI Group untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," kata Bagus.

Rizky C. Septania
Editor
