Nasional

Tingkatkan Upaya Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Tambah Lokasi TPST

  • Beberapa upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam upaya penanganan sampah, yaitu pelaksanaan program Kang Pisman, Kawasan Bebas Sampah (KBS), dan mendirikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di beberapa titik.
Tingkatkan Upaya Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Tambah Lokasi TPST
Tingkatkan Upaya Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Tambah Lokasi TPST (bandung.go.id)

JAKARTA - Beberapa upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam upaya penanganan sampah, yaitu pelaksanaan program Kang Pisman, Kawasan Bebas Sampah (KBS), dan mendirikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di beberapa titik. Salah satu TPST yang sudah berjalan adalah TPST Cicukang Holis yang mampu mengolah hingga 10 ton sampah kering dan reside setiap harinya dengan sistem RDF.

Teknologi RDF ini adalah suatu teknologi yang dapat mengolah sampah anorganik melalui proses homogenizers menjadi ukuran yang lebih kecil atau dibentuk pelet. Hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran recovering batu bara untuk pembangkit tenaga listrik.

Rencananya, Pemkot Bandung akan menambah lagi TPST tahun depan, lokasinya berada di Eks-TPA Cicabe. Akan tetapi, ternyata masih ada penolakan dari masyarakat setempat mengenai hal tersebut. Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna menyampaikan, akan terus melakukan pendekatan dan edukasi kepada masyarakat mengenai TPTS di Cicabe.

Menurut Ema, mungkin masih ada miskomunikasi dan salah paham di masyarakat mengenai TPST. Padahal, TPST adalah satu langkah yang tepat, baik, dan benar dalam penanggulangan sampah. Ema juga memberi contoh TPST di Holis untuk memberi tahu seperti apa penanganan di TPST.

Menurutnya, dengan adanya TPST maka penanganan sampah bisa jauh lebih baik. Bahkan, unsur bau dari sampah juga tidak menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan oleh masyarakat. Selain itu, di TPST terjadi ekonomi sirkuler karena menghasilkan produk-produk yang bisa dimanfaatkan dan bernilai ekonomi.

Ema juga menegaskan bahwa eks-TPA Cicabe tidak akan digunakan sebagai tempat pembuangan darurat seperti kemarin. Namun, rencananya digunakan untuk TPST. Sedangkan untuk menangani persoalan sampah saat ini terkait ditutupnya TPA Sarimukti karena terjadi kebakaran, pihaknya akan melakukan pola distribusi sampah. Sehingga mengantisipasi adanya penumpukan sampah di Kota Bandung.

Warga Minta Sosialisasi Sebelum Pembangunan TPST Cicabe

Lokasi sekitar eks-TPA Cicabe yang ada di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati rencananya akan dibangun TPST tapi masih terkendala pro kontra yang terjadi di tengah masyarakat.

Masyarakat sekitar menganggap bahwa sosialisasi dari pemerintah masih kurang jelas. Mereka masih tidak mengetahui berapa jumlah ton sampah yang akan diolah per hari di TPST tersebut. Hal inilah yang membuat masyarakat ingin pembangunan TPST ditunda hingga dilaksanakan sosialisasi yang jelas dari pihak terkait.