Nasional

Bendungan Pamukkulu Aliri 3.000 Lahan Sawah Sulsel Ditargetkan Rampung Pada 2023

  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Bendungan Pamukkulu Sulawesi Selatan rampung pada akhir 2023.
Tutup Buku 2021, Jokowi Resmikan Bendungan Pidekso di Wonogiri Rp772 Miliar.jpg
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Pidekso, yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. (Tangkapan Layar Youtube/TrenAsia)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Bendungan Pamukkulu Sulawesi Selatan rampung pada akhir 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan bendungan ini untuk meningkatkan keberlangsungan suplai air bagi lahan pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.

“Sulawesi Selatan masih banyak hamparan sawah di atas 3.000 hektare (Ha) yang sulit ditemui di daerah lain. Jadi, produktivitasnya kita tingkatkan melalui ketersediaan air dari Bendungan Pamukkulu,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Minggu, 30 Januari 2022.

Bendungan Pamukkulu dibangun sejak November 2017 dan progress konstruksinya hingga saat ini sudah mencapai 25,5%. Dengan pembiayaan senilai Rp1,6 miliar melalui dua paket pekerjaan yang memiliki 19 ruas saluran terdiri dari irigasi primer sepanjang 16,68 kilometer (km) dengan lebar bervariasi antara 1-7 meter (m).

Saluran primer Bendungan Pamukkulu terhubung dengan saluran suplesi cakura, saluran sekunder cakura, saluran suplesi jenemarung, dan saluran primer jenemarung kanan.

Adapun paket 1 pekerjaan berupa sandaran kanan dan kiri, pengeboran angkur plinth, quarry area dengan kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)-PT Daya Mulia Turangga dengan skema kerja sama operasional (KSO).

Sedangkan paket 2 pekerjaan yakni terowongan inlet, outlet, invert terowongan, crown terowongan, spillway, plinth, ntake, dan pemasangan SR dengan kontraktor PT Nindya Karya Wilayah V - PT Virama Wilayah. 

Diharapkan dengan adanya pembangunan Bendungan Pamukkulu, indek pertanian di Kabupaten Takalar akan meningkat. Semula 183% menjadi 250% dengan pola tanam padi-padi-palawija.

Manfaat lainnya dari bendungan ini ialah untuk penyediaan air baku dan konservasi air tanah. Serta berpotensi sebagai pembangkit listik tenaga air sebesar 4,3 mega watt (MW) dan dijadikan tempat berwisata bersama.

Bendungan Pamukkulu sendiri miliki kapasitas tampung sebanyak 77,62 juta meter kubik dengan tinggi mencapai 65,50 m dan 8 m. pembangunan ini dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, didesain dengan tipe Urugan Batu Membran Beton (UBM) atau Concrete Face Rockfill Dam (CFRD). 

Sukirno

Sukirno

Editor