Korporasi

Internet Exploler Berhenti Beroperasi Tahun Depan

  • Peramban web milik Microsoft, Internet Exploler bakal dihentikan operasionalnya pada pertengahan tahun depan

Internet Exploler Berhenti Beroperasi Tahun Depan

JAKARTA – Peramban web milik Microsoft, Internet Exploler bakal dihentikan operasionalnya pada pertengahan tahun depan.

Microsoft mengumumkan penghentian layanan Internet Explolernya lantaran raksasa teknologi ini telah menciptakan layanan serupa yang lebih mutakhir yakni Microsoft Edge.

“Dengan Microsoft Edge yang mampu memikul tanggung jawab ini dan banyak lagi, aplikasi dekstop Internet Exploler 11 akan dihentikan dan tak lagi didukung per 15 Juni 2022, untuk versi Windows 10 tertentu,” tulis Microsoft dalam Website resminya diakses TrenAsia.com Jumat, 21 Mei 2020.

Berdasarkan pengumuman tersebut, aplikasi Internet Exploler 11 nantinya tak lagi dapat berjalan, dan langsung dialihkan ke Microsoft Edge.

Microsoft merilis Internet Exploler pada tahun 1995. Terakhir, peramban ini banyak disebut tidak relevan di pasar konsumen modern.

Terbaru, Internet Exploler hanya memiliki 3,8 persen pangsa pangsa. Sangat minim dengan peramban lain seperti Google Chrome yang mengantongi 70 persen pangsa pasar.

Beberapa tahun terakhir, Microsoft memang gencar mempromosikan Edge pada konsumen. Meski begitu, Microsoft tetap membundel Internet Exploler 11 dengan Windows 10.

Menurut Microsoft, hal tersebut dilakukan lantaran sejumlah situs website perusahaan lawas hanya berfungsi di Internet Exploler.
Berdasarkan survey yang dilakukan Microsoft, ada 1.678 aplikasi lawas yang digunakan oleh sejumlah perusahaan.

Namun tahun laku, tampaknya Micrisoft mulai berpindah haluan. Tanda-tanda berakhirnya Internet Exploler mulai tampak ketika Microsoft 365 tak lagi berjalan di browser Agustus lalu.

Sebagai gantinya, mode yang biasa terdapat pada Internet Exploler terdapat pada Microsoft Edge. (RCS)