Reku Optimis dengan Peforma Pasar Kripto di Tahun 2024
- Untuk diketahui, pasar kripto mengalami pertumbuhan signifikan sejak awal tahun 2023. Sebagai contoh, harga Bitcoin telah menyentuh US$44 ribu atau setara dengan Rp682,79 juta dalam asumsi kurs Rp15.518 per-dolar Amerika Serikat (AS), mengalami kenaikan sebesar 175% sejak awal tahun 2023.

Idham Nur Indrajaya
Author


JAKARTA – PT Rekeningku Dotcom (Reku) optimis dengan performa pasar kripto di tahun 2024 karena kinerja aset yang membaik sejak memasuki akhir 2023, termasuk Bitcoin (BTC).
CO-CEO Reku Jesse Choi menyampaikan, pasar kripto mengalami pertumbuhan signifikan sejak awal tahun 2023. Sebagai contoh, harga Bitcoin telah menyentuh US$44 ribu atau setara dengan Rp682,79 juta dalam asumsi kurs Rp15.518 per-dolar Amerika Serikat (AS), mengalami kenaikan sebesar 175% sejak awal tahun 2023.
“Industri kripto juga terus tumbuh positif dengan peningkatan jumlah investor yang mencapai lebih dari 18 juta orang,” kata Jesse kepada TrenAsia, dikutip Senin, 8 Januari 2024.
- Baekhyun EXO Ngutang Rp148 Juta untuk Dirikan Agensi I&B100
- Mau Liburan Sebelum Memulai Bisnis Baru? Jangan!
- Bank Jatim Buka Pendaftaran Anggota Komisaris, Berikut Syaratnya!
Sejalan dengan optimisme tersebut, Reku pun meluncurkan fitur Investment Insight yang bisa diakses melalui website maupun aplikasi.
Jesse menegaskan bahwa Investment Insight merupakan upaya terbaru Reku dalam berinovasi di industri kripto di Indonesia.
Dengan hadirnya fitur Investment Insight, pengguna dapat dengan mudah melihat rangkuman keuntungan dan kerugian dari investasi mereka.
Fitur ini juga memberikan informasi tentang performa setiap aset kripto, grafik pergerakan investasi dalam periode tertentu, alokasi investasi, dan kumulasi rewards dari fitur staking.
“Semua bisa diakses secara real time. Ini memudahkan pengguna membuat keputusan apakah harus menjual, membeli, atau bahkan hold sebuah aset,” kata Jesse.
Investment Insight dirancang untuk sejalan dengan dinamika pasar kripto yang beroperasi selama 24 jam non-stop.
Dikatakan oleh Jesse, karakteristik pasar kripto yang beroperasi tanpa henti perlu diimbangi dengan efisiensi dalam pengambilan keputusan.
- Perdagangan Pertama Tahun Ini, Saham EMTK hingga SCMA Layak Dicermati
- Jurus Rizal Ramli Tekan Utang Luar Negeri Indonesia di Era Gus Dur
- Prakiraan Cuaca Besok dan Hari Ini 03 Januari 2024 untuk Wilayah DKI Jakarta
Selain itu, tren global di pasar kripto juga sangat dinamis. Dengan adanya Investment Insight, para pengguna dapat memiliki gambaran yang lebih baik dari segi keputusan, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang lebih terukur.
Jesse mengatakan, pengguna dapat melacak performa portofolio mereka di Reku melalui fitur wallet.
Disampaikan olehnya, Reku tetap fokus pada pengembangan inovasi sekaligus memperkuat fundamental perusahaan.
Oleh karena itu, Reku akan terus menyajikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi.
“Semuanya bertujuan untuk mencapai profitabilitas dan mempertahankan posisi Reku di antara kompetisi di industri,” jelas Jesse.

Rizky C. Septania
Editor
