Tren Ekbis

Global Youth Action Fund 2026 Dibuka untuk Pelajar

  • Global Youth Action Fund 2026 membuka pendaftaran hibah hingga US$3.000 untuk pelajar 12–19 tahun dengan proyek dampak sosial. Pendaftaran sampai 30 Januari.
maxresdefault.jpg
Global Youth Action Fund (International Baccalaureate)

JAKARTA, TRENASIA.ID - Program pendanaan internasional Global Youth Action Fund, resmi dibuka. Skema bantuan ini merupakan hibah, yang digunakan untuk memberikan kesempatan finansial hingga US$3.000bagi peserta usia 12–19 tahun. 

Program yang digagas oleh International Baccalaureate (IB) ini terbuka untuk pelajar baik dari sekolah IB maupun non-IB di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pendaftaran program tersebut resmi dibuka sejak 12 Januari dan akan berlangsung hingga 30 Januari 2026. 

Sebagai informasi, Global Youth Action Fund merupakan bagian dari komitmen IB untuk mendorong keterlibatan anak muda dalam menangani tantangan sosial, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan, serta mendukung visi Festival of Hope platform global yang menghubungkan aksi pemuda dan kolaborasi lintas negara. 

"Semenjak didirikan pada 1968, IB telah didedikasikan untuk membangun dunia yang lebih baik dan lebih damai," kata Dr. Nicole Bien, dikutip Senin, 19 Januari 2026.

Menurutnya saat ini anak-anak muda menunjukkan ketahanan dan keinginan besar dalam menghadapi tantangan global, mulai dari dalam dan luar komunitas untuk mengembangkan inisiatif yang memicu perubahan yang menginspirasi. 

Skema Pendanaan dan Dukungan

Melansir dari laman ibo.org, Senin, 19 Januari 2026, setiap pelajar atau kelompok pelajar yang berhasil lolos seleksi berpeluang menerima hibah dana maksimal US$3.000 (sekitar Rp45 juta). Besaran hibah akan disesuaikan dengan kebutuhan proyek yang diajukan dan keputusan komite seleksi internasional. 

Selain hibah dana, peserta yang terpilih juga memperoleh akses bimbingan (mentorship) dan kesempatan jaringan (networking) dengan pegiat sosial, wirausaha sosial, serta pemuda inovator dari berbagai negara, yang dapat membantu memperkuat implementasi proyek serta memperluas dampak yang dihasilkan.

Setiap proyek yang diajukan harus terkait dengan setidaknya satu dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk isu seperti perubahan iklim, pendidikan inklusif, kesetaraan gender, serta inklusi digital. 

Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?

Source: International Baccalaureate (ibo.org)

Program ini ditujukan untuk pelajar sekolah menengah usia 12 sampai 19 tahun, baik secara individu maupun dalam kelompok. Pendaftaran tidak dibatasi oleh jenis sekolah dan proyek dapat berasal dari konteks lokal sekolah atau komunitas masing-masing pelajar. 

Sejak diluncurkan, fund ini telah memberikan dukungan kepada lebih dari 290 proyek yang dipimpin oleh lebih dari 440 anak muda di berbagai belahan dunia. Proyek-proyek ini tidak hanya berfokus pada satu isu saja, tetapi meliputi beragam tantangan seperti aksi iklim, advokasi kesetaraan gender, hingga perluasan akses digital.

Seorang mahasiswa dari Vietnam Sadhika Kapoor, kerap mempromosikan aksi lingkungan yang ramah di sekolah-sekolah. "Aspek yang paling berarti dari program ini adalah menerima wawasan langsung dari para ahli industri," ungkapnya, dikutip Senin, 19 Januari 2026.

Menurut Sadhika, dirinya merasa sangat tersanjung berada di hadapan orang-orang yang sangat berprestasi. Melalui hal tersebut, para peserta dapat belajar bersama wirausahawan sosial terkemuka dan pelajar lainnya dari seluruh dunia. 

Cara Mendaftar

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Global Youth Action Fund yang tersedia di situs International Baccalaureate. Calon pendaftar perlu mengisi formulir aplikasi serta deskripsi proyek dan rencana implementasinya sebelum 30 Januari 2026. Detail selengkapnya mencakup pedoman pengajuan, kriteria seleksi, dan persyaratan administratif dapat diakses di sumber resmi IB

Permohonan pendaftaran ditinjau oleh panel ahli internasional, pendidik, dan advokat pemuda yang mencari peserta dengan kriteria:

  1. Tujuan dan visi – ide yang jelas untuk mengatasi tantangan nyata.
  2. Kreativitas dan inovasi – pemikiran yang mendorong orang untuk bertindak.
  3. Dampak dan keberlanjutan – hasil yang menciptakan perubahan nyata.
  4. Kolaborasi dan kepemimpinan – menginspirasi orang lain untuk ikut serta.

Dengan pendanaan, pembinaan, dan peluang jejaring global, hibah ini menawarkan peluang bagi generasi muda untuk tidak hanya mewujudkan ide sosial mereka, tetapi juga menghubungkan dampak lokal dengan tujuan pembangunan global yang lebih luas.

Sebagai ajang pendanaan lintas negara yang menekankan kolaborasi, program ini membuka ruang bagi pelajar Indonesia untuk bersaing di panggung internasional, memajukan agenda sosial, dan menjadi bagian dari upaya global untuk menciptakan perubahan positif.