6 Buah Khas Imlek yang Dipercaya Membawa Keberuntungan
- Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut perayaan Imlek, salah satunya memilih buah-buahan yang akan disajikan.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Jatuh pada 17 Februari 2026, Tahun Baru Imlek menandai awal babak baru sekaligus datangnya Tahun Kuda. Saat Tahun Baru Imlek tiba, banyak orang berlomba-lomba melakukan berbagai hal yang dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan di tahun yang baru.
Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut perayaan ini, salah satunya memilih buah-buahan yang akan disajikan. Selain menawarkan rasa manis dan segar yang menggugah selera, buah-buahan Imlek juga memiliki makna keberuntungan dan kerap disantap maupun dijadikan hadiah saat perayaan.
Penggunaan buah saat Tahun Baru Imlek berakar kuat pada simbolisme, bahasa, dan tradisi. Dalam budaya Tionghoa, homofon, kata-kata yang memiliki bunyi serupa, sering dimanfaatkan untuk menyampaikan doa dan harapan baik.
Unsur linguistik inilah yang menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan buah apa saja yang dianggap membawa keberuntungan selama perayaan Tahun Baru Imlek.
Buah Khas Imlek yang Dipercaya Melambangkan Rezeki dan Kelimpahan
Dilansir dari The HK Hub, berikut ini buah-buahan yang dipercaya membawa keberuntungan saat Imlek:
1. Apel
Satu apel sehari dipercaya dapat menjauhkan kita dari dokter! Salah satu harapan terbesar di tahun baru adalah agar kita dan orang-orang tercinta selalu sehat, selamat, serta terhindar dari bahaya dan kesialan. Karena itu, apel memiliki makna khusus saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Dalam bahasa Kanton, pelafalan kata apel terdengar mirip dengan kata “damai” (ping), sehingga buah ini melambangkan keharmonisan dan kedamaian. Semakin banyak apel yang dikonsumsi, dipercaya semakin besar pula perlindungan yang diperoleh.
Saat berkunjung ke rumah-rumah selama perayaan, apel biasanya disajikan di atas piring. Apel hijau melambangkan rezeki atau uang, sedangkan apel merah menjadi simbol kemakmuran dan kelimpahan.
2. Jeruk
Di antara berbagai buah yang disantap selama perayaan, buah-buahan sitrus menjadi yang paling utama. Jeruk Imlek seperti jeruk mandarin, tangerine, dan kumquat dipercaya membawa keberuntungan. Pohon kumquat juga kerap terlihat menghiasi banyak tempat, mulai dari pintu masuk rumah hingga toko, dan sering dijadikan sebagai hadiah.
Bentuknya yang bulat melambangkan keutuhan, sementara warna kuning keemasannya menyerupai matahari yang membawa energi positif dan kelimpahan. Dari segi pelafalan, kata mandarin dalam bahasa Kanton terdengar seperti “emas” (gum), sedangkan jeruk dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan “berhasil” (chaang).
Saat memberikan hadiah, sebaiknya hindari jumlah empat karena angka tersebut terdengar seperti kata “kematian” (sei).
Masyarakat China sangat menyukai warna keemasan karena dipercaya melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, serta keberuntungan dalam mencari rezeki. Selain itu, bentuk buah yang bulat dianggap sebagai simbol keberuntungan yang melambangkan kebersamaan dan keharmonisan
3. Anggur

Anggur juga termasuk buah yang kerap hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek karena melambangkan kelimpahan dan keberuntungan. Tumbuh bergerombol dalam satu tangkai, anggur menjadi simbol hasil panen yang melimpah, sehingga memberikannya kepada orang lain berarti mendoakan keberuntungan yang berbuah manis.
Anggur ungu melambangkan kehormatan dan keanggunan, sedangkan anggur hijau mencerminkan vitalitas dan kemakmuran.
Tak heran jika buah ini dianggap sebagai simbol keberuntungan, kekayaan, dan kesuburan. Kini, anggur terutama yang diimpor dari Jepang mudah ditemukan di supermarket dalam kemasan premium, menjadikannya pilihan hadiah yang elegan, apalagi jika disertai lai see (angpao).
4. Delima
Delima merupakan buah bercita rasa manis dan sedikit asam yang cocok dijadikan pelengkap hidangan penutup atau yogurt saat sarapan, namun juga nikmat disantap langsung. Buah ini terkenal dengan bijinya yang sangat banyak ketika dibelah.
Dalam makna simbolis budaya China, banyaknya biji tersebut melambangkan kesuburan. Karena itu, delima kerap diberikan kepada pasangan pengantin baru sebagai doa agar segera dikaruniai keturunan. Menariknya, Buddha juga sering digambarkan memegang buah delima.
Selain kesuburan, warna merah cerahnya membuat delima turut melambangkan umur panjang dan kemakmuran.
5. Buah Naga
Buah naga merah kerap dianggap sebagai salah satu buah paling membawa keberuntungan saat Tahun Baru Imlek. Alasannya sederhana yaitu warnanya merah dan mengandung kata “naga” dalam namanya. Warna merah maupun sosok naga dalam mitologi China sama-sama identik dengan simbol keberuntungan.
Kulitnya yang merah cerah dengan semburat merah muda juga melambangkan keindahan. Rasanya yang manis lembut membuatnya cocok dijadikan hadiah, terutama bagi mereka yang ingin menghindari buah dengan kadar gula tinggi. Nikmati buah eksotis ini sebagai bagian dari perayaan dan sambut tahun baru dengan penuh kemakmuran!
6. Nanas
Nanas bukan hanya lezat dijadikan campuran koktail dan kue, tetapi juga kaya akan makna simbolis. Dalam bahasa Tionghoa, nama nanas yang berwarna keemasan terdengar seperti ungkapan datangnya kekayaan, sehingga menyantapnya dipercaya dapat mendatangkan kemakmuran dan kelimpahan.
Di beberapa keluarga Tionghoa, terutama di Singapura, ada tradisi menggulirkan nanas sambil meneriakkan frasa dalam bahasa Hokkien yang berarti “semoga makmur.”
Bahkan, alih-alih dimakan, nanas terkadang diletakkan di bawah pohon sebagai simbol agar rezeki terus mengalir tanpa henti. Selain melambangkan kemakmuran, nanas juga dipercaya membawa dan menjaga manisnya kehidupan.

Distika Safara Setianda
Editor
