Tren Leisure

5 Protein Terbaik Agar Stamina Tetap Terjaga Selama Puasa

  • Tantangan besar saat puasa yaitu harus tetap aktif di tengah hari. Tapi tenang saja, ada banyak cara agar staminamu tetap terjaga.
Foto 4.jpg
Ilustrasi berbuka puasa bersama keluarga. (dok. Bintang Toedjoe)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Puasa Ramadan hanya tinggal hitungan hari. Saat puasa kita harus mengha menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbit hingga terbenamnya matahari. Dan tantangan besar saat puasa yaitu harus tetap aktif di tengah hari.

Sementara, dilansir dari ugm.ac.id, jika seseorang tidak makan lebih dari 12 jam, energi tubuh bisa menurun karena kekurangan pasokan karbohidrat, lemak, dan protein.

Tapi tenang saja, ada banyak cara agar staminamu tetap terjaga. Dengan makanan makananan yang mengandung protein berkualitas tinggi, hal tersebut dapat membangun dan memperbaiki jaringan tubuh sekaligus menyediakan energi untuk aktivitas sepanjang hari.

Sumber Protein Terbaik untuk Menjaga Stamina selama Puasa Ramadan

Berikut sumber protein terbaik untuk menjaga stamina selama puasa:

1. Dada Ayam

Dada ayam adalah salah satu bagian ayam yang paling umum dikonsumsi. Satu dada ayam matang tanpa kulit (172 gram) menyediakan sekitar 54 gram protein, setara dengan 31 gram protein per 100 gram dada ayam.

Dilansir dari Vinmec, selain itu, satu dada ayam mengandung 284 kalori, atau 165 kalori per 100 gram. Dari jumlah tersebut, 50% kalori berasal dari protein, dan 20% dari lemak.

Dada ayam sangat bermanfaat bagi individu yang berolahraga secara teratur dan bertujuan untuk menurunkan berat badan. Kandungan proteinnya yang tinggi dan kalorinya yang rendah memungkinkan Anda untuk mengonsumsinya tanpa khawatir akan asupan kalori yang berlebihan.

Dada ayam juga rendah lemak, sehingga menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menjaga tubuh tetap langsing sekaligus bertenaga. Protein dalam dada ayam berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan otot, dan membantu menjaga kondisi tubuh tetap seimbang selama berpuasa agar tetap berfungsi optimal.

Kamu bisa mengolah dada ayam dalam berbagai masakan untuk sahur maupun berbuka puasa yang tidak hanya lezat, tetapi juga kaya manfaat.

2. Tahu Tempe

Dilansir dari Healthline, tahu dan tempe kini semakin populer sebagai sumber protein nabati. Baik kamu seorang vegetarian maupun tidak, keduanya tetap menjadi pilihan makanan bergizi untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari.

Meski sama-sama berasal dari kedelai dan menawarkan manfaat kesehatan yang mirip, tahu dan tempe memiliki perbedaan dalam tampilan, rasa, serta kandungan nutrisinya. Keduanya sering digunakan sebagai pengganti daging yang bergizi dan dapat diolah dengan berbagai cara.

Keduanya juga kaya akan mineral seperti zat besi, yang mendukung fungsi tubuh selama berpuasa. Tahu dan tempe mudah diolah dalam berbagai cara, seperti digoreng, atau ditumis. Menambahkan keduanya ke menu sahur atau berbuka puasa dapat membantu menjaga keseimbangan gizi sepanjang Ramadan.

3. Telur

Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein lengkap dengan sembilan asam amino esensial, yaitu komponen pembentuk protein yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Bagian putih telur menyediakan kira-kira setengah dari total protein tersebut serta hanya mengandung sedikit lemak dan kolesterol.

Dilansir dari Web MD, artinya, telur memiliki kandungan zat gizi seperti vitamin, mineral, dan asam amino, yang lebih padat per kalori dibandingkan banyak jenis makanan lain. Dengan mengonsumsi satu butir telur, kamu bisa memperoleh protein berkualitas tinggi, selenium, fosfor, kolin, vitamin B12, dan beragam antioksidan yang membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh.

Kamu bisa mengonsumsi telur saat puasa, karena kamu tidak perlu makan dalam jumlah besar untuk tetap berenergi sepanjang hari. Telur juga mudah diolah dalam berbagai cara, seperti omelet, telur rebus, atau telur dadar, yang bisa dikombinasikan dengan aneka sayuran maupun bahan tambahan lainnya.

Kamu bisa memasukkan telur ke dalam menu sahur agar tubuh mendapatkan energi yang cukup sebelum menjalani aktivitas seharian.

4. Ikan Salmon

Ikan salmon merupakan salah satu jenis ikan paling bergizi untuk dikonsumsi. Dengan daging berwarna kemerahan dan tekstur yang lembut, salmon menjadi sumber protein berkualitas tinggi serta asam lemak omega-3, sekaligus rendah kandungan merkuri. Tak heran jika ikan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Dalam setiap 100 gram salmon, terdapat sekitar 20 gram protein yang berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Mengonsumsi salmon secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan kolesterol tubuh, sehingga tubuh tetap sehat dan bertenaga selama berpuasa.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan sering dianggap sebagai camilan biasa, tetapi di balik ukurannya yang kecil, tersimpan nutrisi yang sangat kaya. Mulai dari kacang tanah, kedelai, almond, kenari, hingga kacang merah dan hijau, setiap jenis memiliki kandungan gizi yang unik dan manfaat kesehatan yang melimpah.

Dilansir dari UPT Puskesmas Meninting, menambahkan kacang-kacangan ke dalam pola makan merupakan cara cerdas untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus membantu mencegah berbagai penyakit kronis.

Kacang-kacangan merupakan sumber nutrisi yang sangat bermanfaat. Kacang-kacangan kaya akan protein nabati yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, sehingga menjadi sumber protein yang ideal bagi vegetarian dan vegan.

Selain itu, kacang-kacangan juga memiliki serat tinggi, Baik serat larut maupun tidak larut, mendukung kesehatan pencernaan dan membantu mengontrol kadar gula darah.

Kacang-kacangan bisa kamu dijadikan camilan saat sahur atau berbuka, baik dimakan langsung maupun dicampur dengan salad atau smoothie. Dengan rasa yang nikmat dan kandungan nutrisi yang tinggi, kacang-kacangan menjadi pilihan yang cocok untuk menjaga energi dan stamina selama Ramadan.