Tren Pasar

IHSG Sideways, Waktunya Serok INCO, HRUM, dan HMSP

  • IHSG galau jelang perjanjian dagang RI-AS. Saatnya curi momentum koleksi 6 saham rekomendasi Phintraco hari ini demi potensi cuan maksimal. Cek daftarnya
IHSG Ditutup Menguat-5.jpg
Karyawan berkatifitas dengan latar layar monitor pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, 8 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Rabu, 18 Februari 2026, diproyeksikan masih akan bergerak secara konsolidasi harian. Analis pasar modal memprediksi indeks kebanggaan nasional tersebut masih menahan diri pada rentang level 8.150 hingga angka 8.300.

Pada penutupan hari Jumat tanggal 13 Februari 2026, indeks terpaksa terkoreksi hingga menyentuh angka 8.212. Tingkat kewaspadaan investor menjelang libur panjang juga turut memengaruhi nilai tukar mata uang rupiah yang merosot ke posisi Rp16.825 terhadap dolar Amerika Serikat.

Di tengah pergerakan indeks yang masih sangat terbatas tersebut, para pelaku pasar modal disarankan untuk tetap cermat. Terdapat 6 saham pilihan sangat menarik yang direkomendasikan secara khusus bagi para investor ritel guna memaksimalkan potensi keuntungan di bursa.

1. Analisis Teknikal Indeks

Secara teknikal, pergerakan indikator histogram negatif pada bursa terpantau terus mengalami penyempitan yang cukup signifikan. Kondisi pergerakan grafik tersebut dinilai sangat berpotensi membentuk pola persilangan emas yang menjadi sinyal awal sangat positif bagi para pemodal di bursa.

Namun, momentum indikator stochastic mulai menunjukkan sebuah sinyal pelemahan meski masih bergerak aman di area pivot. Hal inilah yang mendasari proyeksi bahwa pergerakan indeks masih tertahan. "IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada kisaran 8.150 hingga 8.300," tulis tim riset Phintraco pada Rabu, 18 Februari 2026. 

2. Sentimen Anggaran Domestik

Katalis positif dari dalam negeri datang melalui forum ekonomi nasional yang diselenggarakan pada 13 Februari 2026. Pemerintah menegaskan keberhasilan langkah efisiensi kas negara. "Presiden Prabowo mengemukakan pemerintah berhasil melakukan penghematan anggaran hingga Rp380 triliun pada tahun pertama," tulis laporan tersebut.

Dana hasil penghematan triliunan rupiah tersebut rencananya akan dialokasikan khusus untuk terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah pusat. Salah satu fokus utama dari realokasi anggaran negara ini adalah pelaksanaan program makan bergizi gratis yang ditujukan bagi masyarakat.

3. Komitmen Investasi Asing

Selain efisiensi anggaran, pemerintah nasional juga sukses mengamankan komitmen investasi asing bernilai fantastis untuk ekonomi domestik. "Forum ini juga mengkonfirmasi masuknya komitmen investasi senilai Rp90 triliun hasil kunjungan luar negeri sebelumnya untuk pembukaan lapangan kerja," ungkap tim riset Phintraco.

Masuknya komitmen investasi berskala jumbo tersebut diyakini mampu menjadi penggerak utama bagi roda perekonomian nasional pada saat ini. Dana segar tersebut memang difokuskan secara khusus pada pembukaan lapangan kerja baru guna menyerap jutaan tenaga produktif berbagai sektor.

4. Perjanjian Dagang Bilateral

Dari sisi eksternal, sentimen pasar tertuju pada rencana penandatanganan perjanjian perdagangan resiprokal secara resmi antaranegara. "Presiden Prabowo dijadwalkan akan menandatangani perjanjian bersama Presiden Trump pada 19 Februari 2026 di Amerika Serikat," jelas laporan riset harian Phintraco Sekuritas.

Poin utama kesepakatan itu mencakup penerapan tarif resiprokal sebesar 19% terhadap berbagai produk ekspor asal Indonesia. Namun, komoditas unggulan andalan seperti minyak kelapa sawit, kopi, serta kakao dipastikan bebas dari kebijakan tarif baru yang ditetapkan otoritas Amerika Serikat.

Dalam kesepakatan perdagangan bilateral yang sangat strategis tersebut, pemerintah Indonesia juga tengah menyiapkan sebuah rencana balasan. Negara kita berencana melakukan aktivitas impor komoditas minyak dan gas dari Amerika Serikat dengan total nilai transaksi yang diperkirakan mencapai US$15 miliar.

5. Rekomendasi Saham Pilihan

Menyikapi beragam sentimen domestik tersebut, tim riset Phintraco Sekuritas memberikan deretan rekomendasi aset pilihan terbaik. Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) seharga Rp6.975 yang turun 1,76% serta PT Panin Financial Tbk (PNLF) senilai Rp288 naik 2,86% sangat layak dicermati.

Selain 2 perusahaan itu, saham PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) seharga Rp845 naik 1,20% dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) senilai Rp1.765 menguat 2,02% turut masuk radar. Rekomendasi dilengkapi emiten PT Harum Energy Tbk (HRUM) di Rp1.140 berkat kenaikan 3,17%.

Rekomendasi pamungkas hari ini jatuh pada PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) seharga Rp1.560 dengan kenaikan 1,96%. Deretan aset ini diharapkan memberi imbal hasil. "Top picks 18 Februari meliputi INCO, PNLF, HMSP, SRTG, HRUM dan ULTJ," tutup tim riset.