Putus Rantai Generasi Sandwich dengan Ikut 6 Langkah Ini
- Generasi Sandwich dialami oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia karena beberapa faktor. Salah satunya adalah minimnya kepekaan dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan dan produk investasi yang tepat untuk masa depan sesuai dengan kebutuhan. Namun rantai Generasi Sandwich dapat diputuskan, walaupun tidak mudah dan butuh tekad yang kuat dan usaha yang lebih besar.

Azura Azka Syavira
Author


JAKARTA - Sandwich Generation atau Generasi Roti Lapis adalah generasi yang harus menanggung hidup tiga generasi yaiut orang tuanya, diri sendiri, dan anaknya.
Generasi Sandwich dialami oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia karena beberapa faktor. Salah satunya adalah minimnya kepekaan dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan dan produk investasi yang tepat untuk masa depan sesuai dengan kebutuhan.
Namun rantai Generasi Sandwich dapat diputuskan, walaupun tidak mudah dan butuh tekad yang kuat dan usaha yang lebih besar. Menurut Sikapi Uangmu, berikut 6 cara untuk kamu dan generasi selanjutnya agar tidak merasakan beban Generasi Sandwich.
1. Memiliki tabungan rencana
Bagi anda yang sulit untuk menabung dan menyimpan uang, tabungan rencana merupakan cara yang tepat untuk membantu anda dalam menabung. Tabungan rencana memiliki sistem yang memaksa nasabahnya untuk menyetor dana setiap bulannya sehingga anda dapat lebih konsisten dan stabil dalam menabung. Ada macam-macam tabungan rencana yaitu tabungan pernikahan, Haji atau Umrah, pendidikan, wisata, dan lainnya. Selain itu, tabungan ini juga mendapatkan polis asuransi jiwa yang sesuai dengan ketentuan masing-masing bank.
- 2 Tahun Lebih Disuspensi, Panasia Indo Resources (HDTX) Potensi Hengkang Dari Bursa
- Atasi Tantangan Pasca Pandemi, OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Industri BPR dan BPRS 2021 – 2025
- British American Tobacco (BAT) Perpanjang Waktu Tender Offer Saham Bentoel (RMBA) Selama Sebulan
2. Menyiapkan program pensiun
Adanya dana pensiun akan menjamin kebutuhan hidup di usia pensiun atau di usia yang tak lagi produktif. Program pensiun ini merupakan langkah yang sangat mempengaruhi rantai Generasi Sandwich dimana anak anda nanti tidak akan menanggung biaya dan kebutuhan hidup anda di masa tua. Program pensiun saat ini tidak hanya dapat dimiliki oleh Apartur Sipil Negara (ASN), namun juga dapat di siapkan melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
3. Miliki asuransi kesehatan
Kebutuhan kesehatan sangatlah penting untuk diperhatikan. Melihat biayanya yang tidak murah maka sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan. Dengan memiliki asuransi kesehatan, segala biaya seperti kebutuhan dokter, obat-obatan, rawat inap, sampai dengan tindakan operasi akan ditanggung sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
- Suku Bunga Naik, Siap-Siap Biaya Dana Bank Melonjak
- Sinyal Ekonomi Pulih, Fitch Ratings Tahan Peringkat Utang RI di Level Investment Grade BBB
- Penjualan Ciamik, Motor Listrik Mulai Dilirik
4. Mengurangi gaya hidup konsumtif
Gaya hidup konsumtif yaitu gaya hidup seseorang yang membeli barang atau jasa secara berlebihan dengan mengutamakan keinginannya dibandingkan dengan kebutuhannya secara ekonomi sehingga menyebabkan pemborosan.
Walaupun gaya hidup konsumtif setiap orang relatif berbeda, namun kita tetap harus aware terhadap sikap tersebut. Menurut Sikapi Uangmu, langkah kecil yang dapat kita lakukan adalah dengan menentukan prioritas dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebelum membeli sesuatu.
5. Menyiapkan dana pendidikan anak
Anak sebagai generasi penerus bangsa sangat perlu dipersiapkan pendidikannya sejak dini. Bidang pendidikan sangat erat hubungannya dengan Generasi Sandwich, dimana Generasi yang sukses memungkinkan pemutusan mata rantai generasi ini.
Dengan begitu, anda dapat mempersiapkan dana pendidikan dengan memiliki asuransi pendidikan. Tidak lupa, sebelum memilih asuransi pastikan anda sudah merincikan setiap anggaran seperti sekolah apa yang akan dipilih yang disesuaikan dengan kemampuan finansial.
6. Mengajarkan anak untuk menabung dan belajar mandiri secara finansial
Kebiasaan menabung harus ditanamkan sejak kecil. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan mengajarkan mereka untuk membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Anda juga dapat memotivasi menabung untuk membeli kebutuhan mereka dari hasil menabung.
Tidak hanya dicelengan yang lucu dan menarik, ajarkan juga anak anda unutk menabung di bank dengan program khusus anak seperti Simpanan Pelajar (SimPel) untuk pelajar SD hingga SMA dan Simpanan Mahasiswa & Pemuda (SiMuda) untuk usia 18 hingga 30 tahun.

Rizky C. Septania
Editor
