Popularitas Global Mendorong Idol K-Pop untuk Bersolo Karier
- Pengamat industri: meningkatnya popularitas global grup K-pop telah memperluas basis penggemar individu para anggota, mendorong lebih banyak artis untuk berkarier solo.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Heeseung ENHYPEN baru-baru ini mengejutkan penggemar setelah ia tiba-tiba meninggalkan grup yang sukses tersebut dan menandatangani kontrak solo dengan agensi yang sama, Belift Lab.
Dalam pernyataan terkait kepergiannya, agensi menyampaikan bahwa saat membahas masa depan grup, Heeseung memiliki visi musik yang jelas yang ingin ia kejar, dan pihak agensi memutuskan untuk menghormati pilihannya.
Dilansir dari The Korea Herald, Heeseung tidak sendirian. Semakin banyak idol K-pop yang mulai fokus pada proyek solo.
Wonpil dari band rock populer Day6 akan kembali sebagai artis solo setelah empat tahun, sementara Yuna dari girl group ITZY akan melakukan debut solonya pada 23 Maret 2026 dengan EP perdana berjudul Ice Cream, hampir tujuh tahun setelah debut bersama grupnya.
Para pengamat industri mengatakan bahwa meningkatnya popularitas global grup K-pop telah memperluas basis penggemar individu para anggota, mendorong lebih banyak artis untuk mengejar karier solo.
Debut solo sebenarnya sudah lama ada di industri K-pop, tetapi secara historis terbatas pada anggota yang menonjol dengan identitas atau kemampuan vokal yang sangat kuat. Dalam banyak kasus, anggota lain biasanya bergabung dalam subunit kecil grup daripada meluncurkan karier solo penuh.
“Yang kita lihat sekarang adalah para anggota individu telah membangun basis penggemar yang cukup besar untuk mendukung aktivitas solo,” kata kritikus musik Lim Hee Yun.
“Bahkan anggota yang bukan wajah utama grup pun kini bisa menjalani karier solo, karena ada cukup banyak penggemar yang siap memberikan dukungan,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa perkembangan seperti itu akan sulit terjadi ketika K-pop masih lebih fokus pada pasar domestik.
“Ekspansi semacam ini hanya mungkin dengan dukungan penggemar dari luar negeri,” katanya. “Tanpa pasar global, akan jauh lebih sulit bagi anggota untuk mempertahankan karier solo mereka.”
Meski begitu, situasi Heeseung, Wonpil, dan Yuna sangat berbeda. Heeseung meninggalkan ENHYPEN sepenuhnya untuk mengejar karier solo, sementara Wonpil dan Yuna melanjutkan aktivitas grup mereka bersamaan dengan promosi individu.
Dalam kasus terakhir, aktivitas solo yang sukses justru bisa menguntungkan grup. Proyek individual dapat meningkatkan profil publik anggota sekaligus menarik penggemar baru yang nantinya mungkin juga mendukung grup secara keseluruhan. Aktivitas solo juga membantu anggota tetap terlihat saat jeda antara promosi grup.
Seorang pejabat di agensi K-pop besar mengatakan bahwa debut solo Yuna dapat membantu menciptakan momentum baru bagi ITZY. “Dalam beberapa hal, ITZY telah menjadi peluang yang terlewatkan bagi JYP,” ujar pejabat itu.
“Grup ini menarik perhatian besar di awal dengan Dalla Dalla, dan kemudian memiliki lagu-lagu hits seperti Wannabe, Cake, dan Sneakers, tetapi momentum mereka telah melambat akhir-akhir ini,” katanya.
“Jika proyek solo pertama Yuna sukses saat ini, itu bisa memainkan peran penting dalam membantu Itzy tumbuh menjadi grup yang lebih besar lagi,” tambah pejabat tersebut.

Distika Safara Setianda
Editor
