Bingung Mau Pilih Asuransi Jiwa Atau Asuransi Kesehatan? Ini Tips dari FWD Insurance
- STARBANJAR – Tidak sedikit milenial yang kerap bingung untuk memilih jenis asuransi yang tepat. Padahal asuransi memiliki banyak jenis dan manfaat yang berbeda-

Rizky C. Septania
Author


JAKARTA – Tidak sedikit milenial yang kerap bingung untuk memilih jenis asuransi yang tepat. Padahal asuransi memiliki banyak jenis dan manfaat yang berbeda-beda. Tetapi asuransi utama yang harus dimiliki seseorang adalah asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
Asuransi kesehatan merupakan asuransi yang dapat memberikan kamu perlindungan untuk layanan kesehatan mulai dari sakit ringan hingga kritis. Sedangkan, asuransi jiwa memberikan perlindungan dengan memberikan uang pertanggungan kepada keluarga yang ditinggalkan atau memberikan santunan jika terjadi cacat tetap akibat kecelakaan.
Bingung menentukan pilihan kedua produk perlindungan ini? Kedua produk ini sama-sama penting, tapi bagaimana jika pendapatan kamu saat ini hanya cukup untuk salah satunya saja?
- Nilai Transaksi Tembus Rp514 Triliun, Mirae Asset Ekspansi ke Bogor
- Rencana Ekspansi Kioson (KIOS) Usai Raih Restu Rights Issue
- Melihat Kontribusi Cukai Rokok di Balik Tarik Ulur Kenaikan CHT
Nah, Mana yang sebaiknya kamu pilih? Yuk, FWD Insurance akan kasih beberapa tips agar kamu bisa menentukan pilihan asuransimu.
1. Hitung anggaran yang akan kamu alokasikan untuk asuransi
Buat anggaran bulanan untuk menghitung pemasukan dan pengeluaran bulanan, pertimbangkan berapa banyak dana yang dapat digunakan untuk membayar premi asuransi. Selain asuransi, jangan lupa, sisihkan pula untuk dana darurat dan investasi. Premi asuransi berbeda-beda, tergantung pada nilai pertanggungannya. Oleh karena itu, perhitungkan baik-baik dana untuk asuransi kamu.
2. Persiapkan dana darurat
Dana darurat perlu dimiliki untuk digunakan dalam keadaan darurat. Jika belum memiliki dana darurat atau belum cukup, utamakan dulu untuk mengumpulkannya terlebih dahulu. Idealnya, untuk kamu yang masih single, pastikan untuk siapkan dana tunai minimal tiga kali pengeluaran bulanan.
Lalu, apakah jika sudah memiliki dana darurat, kamu tidak perlu memiliki asuransi? Tidak. Ketersediaan dana darurat bisa membantu kita menentukan, mana yang lebih kamu butuhkan, asuransi kesehatan atau asuransi jiwa? Karena, dana darurat juga dapat digunakan untuk biaya pengobatan apabila sakit.
3. Pilih produk sesuai kebutuhan
Setelah mengetahui asuransi apa yang sebenarnya kamu butuhkan, asuransi kesehatan atau asuransi jiwa, saatnya untuk kamu mencari produk asuransi di pasar. Manfaatkan internet untuk meriset produk asuransi kesehatan atau asuransi jiwa yang tepat sesuai kebutuhan.
Kamu bisa membaca blog personal finance atau langsung kunjungi website perusahaan penyedia produk asuransi untuk melihat jenis-jenis produk asuransi.
4. Apakah kamu tipe orang yang mudah sakit atau tidak?
Kamu perlu mengetahui riwayat kesehatanmu terlebih jika pernah mengalami sakit parah hingga harus opname. Jika iya, kondisi ini sangat berpengaruh terhadap tujuan keuanganmu sehingga kepemilikan proteksi menjadi penting dan jangan ditunda-tunda.
Dengan memiliki asuransi seperti asuransi jiwa. asuransi kesehatan, bahkan khusus penyakit kritis, keuangan pribadimu dapat terjaga dari risiko kerugian yang mungkin terjadi atas kondisi yang membutuhkan biaya besar.
Tentu bagi kamu yang single, dibutuhkan evaluasi berkala atas kebutuhan berasuransi, baik yang berjenis jiwa maupun kesehatan, karena keadaannya pun dapat berubah seiring berjalannya waktu. Yang harus dihindari adalah ketika kesadaran berasuransi baru muncul ketika kamu sudah terkena risikonya.
Jadi, sudah tau kan kamu harus memiliki jenis asuransi yang mana saat ini dan dimana membelinya?
Tulisan ini telah tayang di starbanjar.com oleh Redaksi Starbanjar pada 23 Sep 2021
