Tren Leisure

7 Tips Agar Tidak Haus dan Dehidrasi Selama Puasa

  • Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar tidak haus dan tetap terhidrasi selama berpuasa.
Perbanyak minum air putih.
Perbanyak minum air putih. (freepik.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Selama puasa, ketahanan fisik dan mental kita diuji. Salah satu tantangan terbesar selama puasa adalah menahan haus, kita tidak boleh makan dan minum selama lebih dari 12 jam, sehingga jumlah cairan dalam tubuh ikut berkurang.

Terlebih jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan, maka risiko mengalami dehidrasi akan semakin besar. Meski demikian, dehidrasi yang terjadi saat puasa biasanya ringan dan jarang menimbulkan dampak serius. Tapi, tetap saja hal tersebut mengganggu aktivitas.

Namun tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar puasa tetap berjalan lancar tanpa rasa haus berlebihan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar tetap terhidrasi selama berpuasa!

Tips Agar Tidak Haus dan Dehidrasi Selama Puasa

Berikut beberapa tips agar tidak haus dan dehidrasi selama puasa Ramadan:

1. Minum Air Sesuai Kebutuhan

Kebutuhan cairan setiap orang pada dasarnya berbeda, karena dipengaruhi oleh kondisi fisik, usia, jenis kelamin, suhu lingkungan, pola makan, dan jenis aktivitas. Meski begitu, rata-rata orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar dua liter air setiap hari atau setara dengan delapan gelas.

Saat puasa, kebutuhan cairan tersebut tetap bisa dipenuhi dengan menerapkan pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat sahur, empat gelas ketika berbuka, dan dua gelas sebelum tidur atau menjelang sahur kembali.

2. Hindari Minuman Berkafein

Minuman seperti kopi, teh hitam, dan minuman berenergi berpotensi menyebabkan dehidrasi karena memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsinya saat sahur maupun berbuka.

3. Batasi Minuman Manis

Meski minuman manis seperti es teh atau sirup terasa sangat menggugah selera saat berbuka, mengonsumsinya secara berlebihan terutama saat sahur justru bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Kandungan gula yang tinggi tidak hanya memicu lonjakan kadar gula darah dengan cepat, tetapi juga menyebabkan penurunan drastis dalam waktu singkat. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah dan rasa haus muncul lebih cepat selama berpuasa. Untuk itu, pilih air kelapa muda alami yang lebih menyehatkan dan membantu menjaga hidrasi tubuh.

4. Perbanyak Sayur Berkuah dan Makanan Berair

Perbanyak makan sayur berkuah. (freepik.com/atlascompany)

Hidangan seperti sup bening, sayur bayam, atau lodeh dengan santan yang ringan dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kandungan air dalam makanan membantu menyalurkan cairan ke sel-sel tubuh. Selain itu, sayuran juga memiliki elektrolit alami yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan.

5. Kurangi Makanan Asin Saat Sahur

Makanan asin membuat tubuh lebih cepat merasa haus, bahkan berisiko menyebabkan kekurangan cairan. Ini terjadi karena garam berperan besar dalam mengatur keseimbangan cairan tubuh. Jika dikonsumsi berlebihan, keseimbangan tersebut bisa terganggu sehingga rasa haus muncul lebih cepat.

6. Konsumsi Buah Tinggi Kandungan Air

Perbanyak konsumsi buah yang memiliki kandungan air tinggi. Buah seperti semangka, melon, jeruk, dan pepaya mengandung lebih dari 80% air. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, buah-buahan tersebut juga kaya serat serta mineral seperti magnesium, yang mendukung fungsi metabolisme. Dengan demikian, tubuh tidak akan mudah terasa kering saat beraktivitas di siang hari.

7. Kurangi Aktivitas Berat di Siang Hari

Aktivitas fisik yang berlebihan bisa memicu kehilangan cairan melalui keringat. Jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup pada malam hari, tubuh akan lebih rentan mengalami dehidrasi. Karena itu, aturlah jadwal olahraga ringan setelah berbuka atau menjelang sahur agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak cairan di siang hari.