Tren Leisure

5 Pekerjaan yang Terancam Akibat AI atau Kecerdasan Buatan

  • Berikut 5 pekerjaan yang terancam terdampak atau kehilangan job karena adanya kecerdasan buatan.
Cara Menjaga Kesehatan Saat Harus Bekerja dari Rumah
Bekerja dari Rumah (Freepik.com)

JAKARTA - Sejak dirilis tahun lalu, ChatGPT OpenAI membuat kegemparan bagi kebanyakan orang. Hal ini karena ChatGPT bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal seperti menjawab pertanyaan, menulis surat pengantar, membuat buku anak-anak, hingga dimanfaatkan dalam hal kecurangan untuk membuat esai.

Chatbot mungkin memang lebih kuat dari apa yang pernah kita bayangkan. Bahkan, Google menemukan bahwa secara teori mesin pencari juga akan mempekerjakan bot sebagai pembuat kode tingkat awal.

Meski mampu memudahkan kehidupan sehari-hari, ada juga pihak yang merasa khawatir dengan adanya AI atau kecerdasan buatan ini, terutama bagi pekerja di bidang tertentu. Berikut 5 pekerjaan yang terancam terdampak atau kehilangan job karena adanya kecerdasan buatan.

5 Pekerjaan yang Terancam Akibat AI atau Kecerdasan Buatan

1. Pekerjaan di bidang teknologi

Pekerjaan seperti membuat kode, developer program komputer, insinyur perangkat lunak, hingga data analyst dapat terdampak dengan adanya kecerdasan buatan. Meski begitu, menurut Oded Netzer seorang profesor Sekolah Bisnis Columbia berpendapat bahwa AI bisa jadi akan membantu pembuat kode dan bukan menggantikan pekerjaan secara penuh.

2. Pekerjaan media

Pekerjaan media termasuk pekerjaan dalam hal periklanan, penulisan teknis, jurnalisme, dan apapun yang melibatkan pembuatan konten juga dapat terdampak dengan adanya ChatGPT dan tools AI serupa.

Namun jangan khawatir, menurut Madgavkar, mitra di McKinsey Global Institute seperti yang dilansir dari Business Insider menyebutkan bahwa meski AI memudahkan, sebagian besar pekerjaan yang dilakukan oleh pembuat konten cenderung tidak dapat diotomatisasi karena ada banyak penilaian manusia yang masuk ke masing-masing pekerjaan ini.

3. Pekerjaan industri hukum

Pekerjaan di industri hukum seperti paralegal dan asisten hukum bertanggung jawab untuk mendapatkan informasi dalam jumlah besar, menganalisis apa yang mereka dapatkan, lalu membuat informasi tersebut dapat dicerna dengan baik melalui ringkasan atau opini hukum. Namun, peran yang berorientasi menggunakan bahasa seperti ini rentan terhadap otomatisasi.

Tetapi sekali lagi, AI tidak akan sepenuhnya dapat mengotomatiskan pekerjaan ini karena memerlukan tingkat penilaian manusia untuk memahami apa yang diinginkan klien atau pemberi kerja.

4. Analis riset pasar

AI dapat diandalkan untuk menganalisis data dan memprediksi hasil. Itulah mengapa analis riset pasar mungkin rentan terhadap adanya AI.

5. Customer service

Anda mungkin pernah menelepon atau mengobrol dengan layanan customer service perusahaan dan memiliki jawaban seperti dijawab robot. ChatGPT dan teknologi AI terkait ternyata dapat melanjutkan tren ini yang mungkin berdampak pada pekerja di bidang customer service.

Itu tadi beberapa pekerjaan yang rentan terdampak atau terancam akibat adanya kecerdasan buatan atau AI.