Tren Ekbis

Gandeng Toko Kelontong, Omzet Sampoerna Retail Community Capai Rp251 Triliun

  • PT HM Sampoerna Tbk memperkuat pemberdayaan UMKM melalui SRC yang telah berusia 18 tahun dengan omzet mencapai Rp251 triliun pada 2025.
WhatsApp Image 2026-05-21 at 16.19.20.jpeg

JAKARTA, TRENASIA.ID - PT HM Sampoerna Tbk mendorong pemberdayaan UMKM melalui jaringan  (SRC) yang kini telah memasuki usia 18 tahun.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Yohan Lesmana Tjhin mengatakan SRC yang awalnya dimulai sebagai program kecil pada 2008 kini telah berkembang menjadi ekosistem pemberdayaan UMKM dengan lebih dari 250 ribu outlet di seluruh Indonesia.

“SRC sudah berjalan bersama selama 18 tahun, bermula dari sebuah program tetapi sekarang bukan lagi program, melainkan menjadi pemberdayaan UMKM,” ujar Yohan dalam acara perayaan 18 tahun SRC di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurutnya, Sampoerna akan terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha toko kelontong agar mampu naik kelas dan bersaing dengan retail modern. “Kami akan selalu berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM dan SRC supaya bisa naik kelas, supaya bisa bersaing dengan retail modern,” katanya.

Baca juga : OCBC Perkuat Kapabilitas Wealth untuk Semua Segmen

Yohan menjelaskan, pendampingan dilakukan dalam berbagai aspek, mulai dari pengelolaan toko, pengelolaan produk, hingga peningkatan layanan kepada konsumen. Selain itu, pihaknya juga mendorong para anggota SRC untuk mengadopsi teknologi digital melalui ekosistem iO by SRC.

“Kami juga mendampingi mereka supaya bisa mengadopsi teknologi digital dalam ekosistem iO by SRC,” ujarnya.

Tidak hanya itu, SRC juga mendorong kolaborasi antarpelaku usaha melalui wadah paguyuban agar para pemilik toko dapat saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Sampoerna juga memperkuat program “pojok lokal” yang memungkinkan produk-produk UMKM masyarakat sekitar dipasarkan di toko SRC.

“Supaya mereka bisa membantu ekonomi masyarakat sekitar yang dapat menjual produk UMKM mereka di SRC,” kata Yohan. Dalam pengembangannya, Sampoerna turut menggandeng sejumlah mitra strategis seperti BRI, Telkomsel, Pertamina, Bulog, BUMN hingga berbagai pihak swasta lainnya.

Baca juga : Kondisi Emiten Tambang Usai Rencana Ekspor Satu Pintu via BUMN

Yohan mengungkapkan, berdasarkan penelitian Kompas Gramedia (KG) Media 2026, omzet SRC pada 2025 telah mencapai Rp251 triliun atau setara 9,5 persen terhadap PDB retail Indonesia. “Ke depannya, saya berharap SRC akan terus membawa dampak yang baik untuk masyarakat Indonesia dan ekonomi Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta,Uus Kuswanto, mengapresiasi kontribusi SRC dalam membantu meningkatkan kualitas toko kelontong tradisional agar lebih tertata dan mampu bersaing dengan retail modern.

Menurutnya, pendampingan terhadap pelaku usaha kecil menjadi langkah penting untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat bawah sekaligus membuka peluang usaha yang lebih besar di masa depan.