Tren Ekbis

BRI Gelar BRIncubator 2026, Percepat UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

  • BRI meluncurkan BRIncubator 2026, program inkubasi bagi UMKM binaan Rumah BUMN. Program ini membekali pelaku usaha dengan pendampingan bisnis, digitalisasi, hingga peluang ekspor.
WhatsApp Image 2026-08-04 at 21.31.47 (1).jpeg

JAKARTA, TRENASIA.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mengakselerasi program pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peluncuran BRIncubator 2026. 

Program ini menjadi bagian dari strategi BRI untuk meningkatkan kapasitas bisnis UMKM binaan Rumah BUMN agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional. Kick-off BRIncubator 2026 menandai dimulainya rangkaian inkubasi bisnis yang telah dijalankan BRI sejak 2018. 

Selama delapan tahun terakhir, program tersebut menjadi salah satu instrumen BRI dalam membangun UMKM yang lebih adaptif melalui pembinaan terstruktur, pendampingan intensif, serta penguatan daya saing.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM saat ini tidak lagi sebatas akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha agar mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan perkembangan teknologi.

“Untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, diperlukan upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas melalui pembinaan yang berkelanjutan. Penguatan tersebut mencakup pengembangan pola pikir kewirausahaan, strategi bisnis, literasi keuangan, digitalisasi usaha, hingga pembekalan mengenai peluang ekspor,” ujar Akhmad. 

Dengan demikian, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar dan naik kelas. "Serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan," imbuhnya.

BRIncubator merupakan program inkubasi yang diperuntukkan bagi UMKM binaan Rumah BUMN BRI yang telah lolos proses kurasi. Setiap peserta akan mendapatkan pendampingan sesuai dengan tingkat kematangan usahanya sehingga materi yang diterima lebih relevan dengan kebutuhan bisnis masing-masing.

Tahun ini, program difokuskan pada tiga sektor potensial, yakni Food & Beverage, Fashion & Beauty, serta Home Decor & Craft. Ketiga sektor tersebut dipilih karena memiliki peluang pertumbuhan yang tinggi sekaligus prospek ekspor yang terus berkembang.

Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan UMKM masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan jumlah mencapai sekitar 66 juta unit usaha atau sekitar 99 persen dari total pelaku usaha di Indonesia. 

Sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional serta berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Besarnya peran tersebut membuat peningkatan kapasitas UMKM menjadi salah satu agenda strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Meski demikian, tantangan UMKM tidak hanya berasal dari aspek pembiayaan. Digitalisasi, peningkatan kualitas produk, penguatan merek, hingga akses pasar internasional masih menjadi pekerjaan rumah yang dihadapi banyak pelaku usaha. Karena itu, model pembinaan yang terintegrasi dinilai semakin penting agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan.

Melalui BRIncubator, peserta memperoleh pendampingan dalam berbagai aspek, mulai dari strategi bisnis, pemasaran digital, penguatan legalitas usaha, pengelolaan keuangan, hingga persiapan memasuki pasar ekspor. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi.

Akhmad menambahkan keberhasilan program pemberdayaan tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang selama ini mendukung proses pembinaan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program BRIncubator 2026. Besar harapan kami agar seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan ini dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.” 

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra, narasumber, pendamping, dan tim Rumah BUMN yang senantiasa berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM di berbagai daerah.

Program BRIncubator menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan UMKM yang dibangun BRI melalui jaringan Rumah BUMN. Selain memberikan akses pembelajaran, ekosistem tersebut juga membuka peluang kolaborasi, promosi produk, hingga akses terhadap pembiayaan sehingga pelaku usaha memiliki fondasi yang lebih kuat untuk tumbuh dan naik kelas.