Tren Ekbis

Bisnis Wealth Management OCBC Tumbuh 29% per Tahun hingga 2025

  • OCBC memperkuat layanan wealth management dengan total dana kelolaan melampaui Rp120 triliun dan pertumbuhan CAGR 29% hingga 2025.
WhatsApp Image 2026-04-09 at 17.39.32.jpeg
PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp45 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 9 April 2026 di Jakarta. (OCBC)

JAKARTA, TRENASIA.ID - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memperkuat komitmennya di bidang wealth management dengan menghadirkan solusi pengelolaan kekayaan yang lebih terintegrasi dan mudah diakses oleh berbagai segmen masyarakat Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan aspirasi perusahaan bertajuk "Larger Scale, Deeper Expertise, Greater Impact", sebuah visi untuk membantu nasabah mengelola, melindungi, dan mengembangkan aset secara berkelanjutan.

Direktur OCBC, Johannes Husin, mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan kekayaan terus berkembang dan menuntut kehadiran mitra yang terpercaya.

"Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa nasabah membutuhkan mitra untuk pertumbuhan aset jangka panjang. Dengan skala yang semakin kuat, expertise yang semakin dalam, dan ekosistem yang semakin terintegrasi, kami ingin membantu lebih banyak individu, keluarga, dan pelaku usaha untuk mengelola, melindungi, dan mengembangkan wealth mereka dengan lebih optimal," ujar Johannes dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Baca juga : OCBC Optimistis Bisnis Wealth Management RI Cerah

Hasilnya cukup signifikan, dalam periode 2022 hingga Desember 2025, bisnis wealth management OCBC mencatat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29%, dengan total nilai melampaui Rp120 triliun. Bisnis ini mencakup investasi nasabah pada obligasi, reksa dana, asuransi, hingga emas.

Transformasi digital turut mendorong perubahan perilaku nasabah. Porsi transaksi wealth melalui kanal digital meningkat dari 30% pada 2024 menjadi 44% pada 2025.

Transaksi obligasi melalui platform digital tumbuh 50% secara tahunan, dengan volume melonjak 89% secara year-on-year. Dalam lima tahun terakhir, frekuensi transaksi nasabah melalui kartu kredit, kartu debit, QRIS, dan pembayaran tagihan juga tumbuh dengan CAGR sebesar 68%.

Baca juga : Konsolidasi Manajemen Investasi Himbara Berdampak Positif Jangka Panjang

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, OCBC menghadirkan tiga layanan utama, NYALA by OCBC untuk nasabah yang menginginkan kemudahan pengelolaan finansial secara digital, OCBC Premier Banking dengan dukungan Relationship Manager dan tim Wealth Management berpengalaman, serta OCBC Private Bank yang ditujukan bagi nasabah ultra-high-net-worth dengan layanan perencanaan warisan lintas generasi.

Penguatan tersebut juga didukung oleh ekosistem grup, yakni PT OCBC Sekuritas Indonesia untuk layanan pasar modal dan PT Great Eastern Life Indonesia di bidang asuransi jiwa, guna menghadirkan solusi menyeluruh mulai dari pengelolaan likuiditas hingga perencanaan kekayaan antargenerasi.

Johannes menegaskan jika pendekatan OCBC melampaui sekadar penyediaan produk investasi. "Bagi kami, wealth management bukan hanya tentang menyediakan produk investasi, tetapi bagaimana kami dapat berjalan berdampingan dengan nasabah," pungkasnya.