Industri

PLN Pasok Listrik Semen Tonasa 25 MW

  • JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memasok kebutuhan listrik anak usaha PT Semen Indonesia Tbk, yakni PT Semen Tonasa sebesar 25 Mega Watt (MW). “Sebelumnya, penyediaan tenaga listrik Semen Tonasa menggunakan pembangkit milik pribadi melalui layanan progresive captive power acquisition. Kini, pasokan listrik sudah dialihkan menggunakan layanan PLN,” ungkap Direktur Utama PLN […]

<p>Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat dengar pendapat dengan dirut ini membahas penyertaan modal negara Tahun 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020. Rapat dengar pendapat dengan dirut ini membahas penyertaan modal negara Tahun 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memasok kebutuhan listrik anak usaha PT Semen Indonesia Tbk, yakni PT Semen Tonasa sebesar 25 Mega Watt (MW).

“Sebelumnya, penyediaan tenaga listrik Semen Tonasa menggunakan pembangkit milik pribadi melalui layanan progresive captive power acquisition. Kini, pasokan listrik sudah dialihkan menggunakan layanan PLN,” ungkap Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangan tertulis yang diterima TrenAsia.com, Rabu, 18 Maret 2021.

Selain itu, PLN juga menyumbang limbah batu bara atau fly ash dan bottom ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya selama enam bulan untuk Semen Tonasa.

Diketahui, FABA disebut memiliki peluang untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku kontruksi pengganti semen pozzolan lewat teknologi boiler minimal Ciraiating Fluidized Bed (CFB). Bahan ini juga dinilai dapat menyerap 94% dari keseluruhan abu batu bara.

Kemudian, PLN juga memberikan bundling produk StroomNet dari anak perusahaan PLN ICON+, untuk memenuhi kebutuhan internet di Semen Tonasa.

Zulkifli menambahkan, perseroan secara terbuka mengajak Semen Tonasa untuk menggunakan layanan Renewable Energy Certificate (REC) PLN dalam penyediaan tenaga listrik. Hal ini dinilai untuk meningkatkan penggunaan energi bersih.

Di samping itu, bagi pelanggan Industri, pihaknya juga menyediakan layanan Progresive Captive Power Acquisition. Melalui layanan ini, pelanggan yang memiliki captive power untuk memenuhi kebutuhan listrik, dapat beralih untuk mendapatkan pasokan listrik secara penuh melalui PLN.