Uob
UOB membahas strategi membangun portofolio investasi yang tangguh di tengah volatilitas pasar, sekaligus mengulas peluang investasi pada Obligasi Negara Ritel (ORI030).


(Ki-Ka) PFS Marketing Head UOB Indonesia Arief Tjakraamidjaja, ASEAN Economist UOB Enrico Tanuwidjaja, Analis Keuangan Negara Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Pengembangan dan Pendalaman Pasar Surat Utang Negara (SUN) DJPPR Kementerian Keuangan Chandra A.S. Wibowo, Consumer Banking Director UOB Indonesia Bea Teh Tan, Head of Deposit & Wealth Management UOB Indonesia Emillya Soesanto, dan Head of Strategic Communications & Brand UOB Indonesia Luke Ariefiandi dalam acara UOB Media Literacy Circle 2026 bertajuk "Navigating Market Volatility: Building Portfolio Resilience with ORI030" di Jakarta Kamis 16 Juli 2026. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia


UOB: ORI030 Laris Rp21,9 T, Investor Pindah ke Obligasi
ORI030 menjadi incaran investor di semester II-2026. Penjualan sudah mencapai Rp21,9 triliun di tengah proyeksi BI Rate naik hingga 6,5% akhir tahun.


UOB: Semester II-2026 Jadi Momentum Investasi, RI Masuk New Norma
Ekonom UOB menyebut semester II-2026 menjadi momentum investasi. Investor mulai memburu ORI030 karena menawarkan imbal hasil menarik dan dijamin negara.


UOB-Ruangguru Dorong Generasi Muda Kuasai Coding dan Literasi Finansial
UOB Indonesia dan Ruangguru menggelar CODEFEST 2026 untuk mendorong talenta digital muda Indonesia menciptakan solusi berbasis coding bagi tantangan nyata.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
