Pmn 2021

Sri Mulyani Indrawati mengendus adanya dana yang boncos dari alokasi PMN untuk sejumlah BUMN. Hal itu karena PMN diduga tidak digunakan secara transparan dan akuntabel.
Menkeu Sri Mulyani .jpg
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan keterangan kepada media mengenai dana alokasi umum (DAU) usai menghadiri rapat paripurna di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
<p>Suasana Stasiun TMII LRT Jabodebek. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menjajal LRT naik dari Stasiun TMII menuju Stasiun Harjamukti, Cibubur. (Foto: Kementerian Perhubungan)</p>

Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Macet, Sri Mulyani Suntik Rp6,9 Triliun untuk KAI

Pemerintah menggelontorkan Rp6,9 triliun untuk PT Kereta Api Indonesia melalui skema PMN guna melanjutkan proyek LRT Jabodebek dan kereta cepat Jakarta-Bandung.
Gedung Waskita Karya | Foto: Istimewa

Menanti Babak Baru Perbaikan Kinerja BUMN Waskita Karya

BUMN Waskita Karya sudah mendapat suntikan modal dengan harapan bisa memperbaiki kinerja keuangan.
<p>Gedung Kementerian Keuangan/ Sumber: Kemenkeu.go.id</p>

Kemenkeu: Yang Berpikir PMN Pemborosan Mungkin Masih Ingat Luka Masa Lalu

JAKARTA – Dirjen Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata membantah penyertaan modal negara (PMN) kepada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah pemborosan. Alih-alih menghamburkan uang negara, Isa menyebut PMN merupakan bagian dari strategi pemulihan ekonomi nasional. “Yang berpikir PMN adalah pemborosan barangkali masih teringat luka masa lalu,” kata Isa dalam media briefing secara virtual, […]

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...