Industri Besi Dan Baja

Pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diproyeksi mengangkat industri besi dan baja nasional. Selain berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ada program tiga juta rumah per tahun yang menjadi janji Prabowo-Gibran dalam kampanye di Pilpres 2024 lalu.
baja.jpg
Ilustrasi industri baja.
Seorang Pengunjung Berjalan di Depan Pengangkut Bijih Besi di Port Dampier operations Rio Tinto di Australia Barat

Demi Berkelanjutan, Dekarbonisasi Industri Besi dan Baja Butuh Peta Jalan

Institute for Essential Services Reform (IESR) mendorong pemerintah dan pelaku industri besi dan baja di upaya pengurangan emisi demi mencapai usaha yang lebih hijau dan yang berkelanjutan.
IMG-20230112-WA0010.jpg

Mendag Zulhas Musnahkan Produk Baja 'Reject' Senilai Rp32,23 Miliar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melalukan sidak kegiatan pemusnahan produk baja tulangan beton (BjTB) berjumlah 419.537 batang dengan berat 2.302 ton atau senilai Rp32,23 miliar di Tangerang Banten.
Baja produksi Gunung Raja Paksi.

Produsen Baja Gunung Raja Paksi Investasi Pabrik Rp12 Triliun

Di tengah melemahnya permintaan pasar sebagai dampak pandemi COVID-19, produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk. (GRP) menambah investasi sebesar US$850 juta atau sekitar Rp12 triliun untuk meningkatkan efisiensi produksi dan ekspansi pasar. “Kami ingin memastikan posisi kami semakin solid sebagai salah satu market leader dalam industri baja nasional,” kata Presiden Direktur GRP Tony […]

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...