Gunung Meletus

Posisi geologi Indonesia di pertemuan tiga lempeng besar menjadikannya salah satu negara paling rawan bencana alam di dunia.
Sebuah pesawat kargo di Bandara Internasional Salgado Filho yang terendam banjir di Porto Alegre di Rio Grande do Sul, Brasil.
Sebuah pesawat kargo di Bandara Internasional Salgado Filho yang terendam banjir di Porto Alegre di Rio Grande do Sul, Brasil. (Reuters/Wesley Santos)
<p>Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis, 19 Juli 2018. Untuk gempa vulkanik dangkal tercatat 38 kali dengan amplitudo 3-30 mm dan durasi 5-15 detik. Lalu gempa vulkanik dua kali dengan amplitudo 29-30 mm, S-P 1-1,5 detik, dan durasi 10-20 detik. ANTARA FOTO/Elshinta</p>

Krakatau atau Tonga, Suara Paling Keras Apa yang Pernah Direkam?

Pada jarak 160 km, letusan Krakatau mencapai sekitar 170 desibel. Cukup untuk menyebabkan kerusakan pendengaran permanen. Pada jarak 64 km, ledakannya cukup kuat untuk memecahkan gendang telinga, lapor para pelaut.
Hayli Gubbi.jpg

Gunung Berapi di Ethiopia Meletus Setelah Tidur 12.000 Tahun, Ilmuwan Bingung

JAKARTA, TRENASIA.ID- Gunung berapi yang telah lama tidak aktif di Ethiopia utara telah meletus, mengirimkan gumpalan abu melintasi Laut Merah menuju Yaman dan
kaldera jepang.jpg

Kaldera 'Neraka' Supervolkanik di Jepang ini adalah Rumah 17 Gunung Berapi

Secara kolektif, Kaldera Aso dianggap sebagai salah satu dari sembilan "gunung berapi super" di Bumi karena jaringan gunung berapinya secara teknis mampu meletus dalam satu ledakan dahsyat.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...