Ekspor Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan efek kenaikan harga komoditas yang berdampak positif pada perekonomian Indonesia mulai berakhir. Hal itu terlihat dari turunnya ekspor sejumlah komoditas unggulan.
Golden Energy Mines.jpg
Perusahaan tambang batu bara milik Grup Sinarmas PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) / Dok. Golden Energy
Berlaku Mulai 4 Februari, Bea Masuk Impor Kembali Barang Ekspor Nol Persen.jpg

Efek Lebaran, Ekspor Bulan April Turun Dobel Digit jadi Rp285,8 Triliun

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan sepajang April 2023 nilai ekspor turun menjadi US$19,29 miliar setara dengan Rp285,8 Triliun (kurs Rp14.800 per dolar AS) atau turun 17,62% dibanding ekspor Maret atau secara month to month (Mtm).
Neraca Perdagangan Surplus .jpg

RI Catat Kinerja Ekspors Terburuk dalam 3 Tahun, Neraca Perdagangan Tetap Surplus?

Indonesia mencatat kinerja pertumbuhan ekspor terburuk selama hampir 3 tahun terakhir. Pada Maret 2023, nilai ekspor nasional sebesar US$23,5 miliar atau terkontraksi sebesar 11,3% year-on-year (yoy).
Ilustrasi Neraca Perdagangan-5.jpg

Ekspor Indonesia Menuju Tren Penurunan, Dampak Ancaman Resesi?

Penurunan ekspor tersebut dikarenakan negara tujuan ekspor sedang mengalami penurunan daya beli.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...