Debt Collector
Sistem hukum dan regulator di Indonesia tidak pernah membenarkan praktik penagihan yang kasar dan merendahkan martabat manusia. Bahkan, OJK dan AFPI mendorong kamu untuk melapor jika mengalami hal seperti itu.


Ilustrasi Fintech Peer to Peer (P2P) Lending alias kredit online atau pinjaman online (pinjol) yang resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan ilegal. Ilustrator: Deva Satria/TrenAsia


Telat Bayar Paylater Sehari, Nana Mirdad Mangkel Perilaku Debt Collector
Aktris Nana Mirdad baru-baru ini membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang ia alami akibat keterlambatan membayar tagihan fitur paylater dari salah satu aplikasi ojek online. Melalui unggahan di Instagram Story-nya, Nana mengaku menerima teror dari pihak penagih utang (debt collector) meskipun baru telat membayar selama satu hari.


6 Bulan Terakhir OJK Terima 411 Laporan Pelanggaran Debt Collector
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan OJK terhadap pengaduan konsumen, sejak Januari hingga Juni 2024, telah ditemukan sebanyak 411 pengaduan yang berindikasi pelanggaran ketentuan pelindungan konsumen, khususnya terkait perilaku petugas penagihan.


Cara Menghadapi Teror dari Debt Collector Pinjol Ilegal
Ironisnya, ancaman ini tidak hanya dialami oleh nasabah, tetapi juga oleh mereka yang tidak pernah melakukan pinjaman. Jika Anda juga menjadi korban, berikut beberapa cara menghadapi debt collector pinjol yang bisa Anda terapkan.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
