image.webp

Pengguna Rokok Elektrik Diproyeksi Meningkat pada 2026

Pengguna vape diproyeksikan meningkat pada 2026 seiring naiknya kesadaran perokok dewasa terhadap produk alternatif.
Ilustrasi Penjualan Rokok Elektrik - Panji 3.jpg

Tanpa Pembakaran, Bahaya Rokok dapat Diturunkan

Berdasarkan kajian ilmiah, produk tembakau alternatif, seperti vape dan produk tembakau yang dipanaskan, dapat mengurangi risiko kesehatan akibat merokok karena tidak melibatkan proses pembakaran.
Ilustrasi Penjualan Rokok Elektrik - Panji 4.jpg

Persepsi Keliru Soal Produk Tembakau Alternatif Bisa Halangi Upaya Berhenti Merokok

Persepsi keliru terhadap produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, yang dianggap lebih berbahaya dari rokok telah menjadi penghambat dalam upaya mengurangi bahaya tembakau.
Ilustrasi Penjualan Rokok Elektrik - Panji 3.jpg

Studi UNSW: Vape Lebih Efektif Bantu Berhenti Merokok Dibanding Terapi Nikotin

Riset terbaru NDARC UNSW Sydney menunjukkan tingkat keberhasilan berhenti merokok dengan vape mencapai 28,4%, jauh lebih tinggi dibanding terapi nikotin 9,6%. Temuan ini dinilai bisa jadi momentum Indonesia mengadopsi strategi harm reduction.