Simak! Kunci Utama Produktivitas
- Kalimat "Kelola energi Anda, bukan waktu Anda" tak sepenuhnya salah.

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Menjadi produktif memungkinkan Anda untuk menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan yang telah Anda buat. Hal ini membuat strategi produktivitas selalu diburu dan menjadi kata kunci pencarian banyak orang.
Banyak orang mengira kunci produktivitas adalah dengan mengatur waktu. Dengan bangun lebih pagi atau menyelesaikan pekerjaan seperti menyiapkan makanan dalam satu waktu yaitu seminggu sekali.
Memang tak sepenuhnya salah, namun ada yang lebih penting dari sekedar mengatur waktu. Yaitu mengatur energi.
- Ahli Sebut 4 Cara Mengurangi Productivity Guilt
- UOB Painting of the Year UOB Indonesia Ajak Para Perupa Untuk Tunjukkan Bakat dan Perluas Wawasan Seni
- Serba Serbi Koronasi, Penobatan Raja Baru Inggris yang Bakal Dilakukan Raja Charles
- FWD Insurance Berikan Penghargaan Untuk Agen Terbaiknya
Kalimat "Kelola energi Anda, bukan waktu Anda" tak sepenuhnya salah.
Adam Grant seorang psikolog dan penulis dari Amerika pernah menyebutkan bahwa kita semua memiliki waktu-waktu produktif dan waktu-waktu prokrastinasi. Semuanya normal dan sehat karena dengan mengizinkan tubuh untuk menurunkan energi mampu memulihkan fisik, mental, dan emosional kita sehingga kita bisa berada di puncak waktu produktif lagi di hari esok.
Harvard Business Review pernah melakukan sebuah studi pada awal tahun 2006 dengan melibatkan 106 karyawan di 12 bank daerah di Selatan New Jersey. Studi ini berfokus pada penguatan tingkat energi dalam empat modul yaitu pikiran, tubuh, jiwa, dan emosi. Hasilnya adalah 68% peserta merasakan dampak positif pada hubungan mereka dengan klien dan 71% lainnya melihat dampak positif terhadap produktivitas dan kinerja mereka.
Banyak dari peserta penelitian ini yang tetap memiliki performa lebih unggul dari rekan kerja mereka dalam capaian penjualan dan pendapatan bahkan setelah satu tahun menyelesaikan studi ini.
Para penelitipun menyimpulkan bahwa manajemen energi yang efektif memungkinkan kapasitas yang lebih besar untuk menyelesaikan lebih banyak hal dalam waktu yang lebih singkat dan dengan tingkat keterlibatan yang lebih tinggi serta keberlanjutan dalam jangka panjang.

Laila Ramdhini
Editor
