Dunia

Pupus, Kebangkitan Evergrande lewat Mobil Listrik Masih Sebatas Angan

  • Tahun 2022 masih menjadi momok besar bagi perusahaan properti asal China Evergrande.

BEIJING - Tahun 2022 masih menjadi momok besar bagi perusahaan properti asal China Evergrande. Beragam upaya dilakukan untuk bangkit dari keterpurukan akibat krisis properti di China masih belum membuahkan hasil.

Terakhir, pada September lalu, Evergrande mengumumkan akan mengalihkan bisnis utamanya dari properti ke produksi kendaraan listrik. Adapun produksi lini bisnis utama baru dari Evergrande dilakukan di sebuah pabrik yang terletak di bagian utara Tianjin, China.

Keputusan Evergrande untuk terjun dalam bisnis mobil listrik bukanlah tanpa sebab. Tahun sebelumnya, mobil listrik Evergrande, Hengchi 5 dipamerkan pada perhelatan Evergrande Energy Vechile group.

Kini, ewat mobil listrik model Hengchi 5, asa Evergrande memperbaiki kinerja perusahaan dipasrahkan. Menurut laporan Channel News Asia September lalu, perusahaan bakal mengirimkan unitnya per Oktober 2022.

Menurut proyeksi, Evergrande akan mulai memproduksi EV secara masal pada paruh pertama 2023 dan tahap ketiga pada paruh kedua tahun depan.

Sayangnya, proyeksi dan rencana tak selalu berjalan mulus. Setelah mengirim 100 unit mobil pertamanya pada Oktober lalu, kini Evergrande dikabarkan harus menangguhkan rencana produksi masal.

Alasannya, jumlah pemesanan di kloter kedua ini belum memenuhi kuota lantaran sepinya peminat. Padahal, sebelumnya diklaim bahwa Hengchi telah menerima lebih dari 37.000 pesanan yang tidak mengikat untuk pada awal Juli lalu.

Mengutip Reuters Rabu, 7 Desember 2022, karyawan yang mengerjakan proyek kendaraan listrik ini juga dilaporkan belum menerima gaji untuk bulan November dan Desember.

Sudah jatuh tertimpa tangga, unit bisnis mobil listrik Evergrande bahkan dikabarkan tengah berencana memberhentikan 10 persen pekerja. Selain itu, perusahaan juga akan menangguhkan pembayaran gaji kepada 25 persen karyawan selama 1 hingga 3 bulan.

Sekilas balik, Evergrande pernah menjadi pengembang properti terbesar di China. Sayangnya, perusahaan harus goyang lantaran memiliki hutang besar akibat krisis properti yang disebabkan karena banyaknya pengembang yang menyatakan default pada kewajiban hutang luar negeri.

Mencari jalan keluar Presiden Evergrande, Hui Ka Yan mengatakan bahwa perusahaan akan mengalihkan bisnis utamanya dari real estat ke cabang otomotif. Ia mengatakan perusahaanmemiliki tujuan untuk memproduksi 1 juta kendaraan listrik per tahun pada tahun 2025.

Pada awal 2019, Hui Ka Yan sesumbar dengan mengatakan Evergrande akan menjadi grup kendaraan listrik terbesar dan terkuar di dunia dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Sayangnya, apa yang ditunjukkan Evergrande bertolak belakang dengan ucapan pemimpinnya tersebut. Hengchi 5 merupakan satu-satunya model mobil listrik yang diluncurkan oleh perusahaan sejauh ini. Padahal, ada beberapa model yang telah diungkapkan seperti sedan mewah segmen-D yang dijuluki 1, serta Hengchi 2 (segmen-B mewah), Hengchi 3 (SUV mewah besar), Hengchi 4 (MPV tujuh kursi), dan Hengchi 6 (SUV).

 

 

 

 

Tags: