Tren Ekbis

Pertamax Naik, Ini Life Hack Yang Bisa Dilakukan Biar Tetap Hemat

  • BBM premium favorit kelas menengah sedang dalam radar kenaikan harga. Buat kamu yang tiap hari ngisi Pertamax, saatnya mulai kalkulasi ulang pengeluaran.
Pertamax Turun Harga - Panji 1.jpg
Petugas tengah mengganti papan harga BBM di sebuah SPBU kawasan Kebun Jeruk Jakarta Barat. PT Pertamina hari ini 3 Januari 2023 pukul 14.00 menurunkan harga Pertamax,Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID - Gelombang kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali menghantam kantong masyarakat. Per 18 April 2026, Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara Pertamax 92 dan Pertamax Green belum mengalami perubahan harga. Tapi jangan senang dulu, sinyal ancang-ancang kenaikan Pertamax sudah makin kencang.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, membenarkan bahwa rencana penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green masih dalam tahap evaluasi. Artinya, bukan tidak mungkin harga Pertamax ikut menyesuaikan dalam waktu dekat.

Kenaikan ini dipicu oleh tekanan geopolitik global. Ketegangan militer antara Amerika Serikat-Israel dan Iran mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia jenis Brent dan WTI hingga menembus 90–100 dolar AS per barel, naik signifikan dari rata-rata 64 dolar AS per barel pada Januari 2026. Melemahnya rupiah terhadap dolar AS turut memperparah situasi ini karena membuat impor minyak mentah semakin mahal.

Baca juga : BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Kelas Menengah Paling Terpukul

Dampaknya Buat Anak Muda?

Buat Gen Z dan milenial yang mobilitas hariannya tinggi, ngantor, kuliah, nongkrong, atau side hustle pakai motor dan mobil kenaikan Pertamax bukan sekadar angka. Ini soal cash flow bulanan yang langsung terdampak.

Misalnya, jika kamu mengisi 10 liter Pertamax seminggu sekali dan harganya naik Rp3.000 per liter, pengeluaran BBM kamu bisa bertambah sekitar Rp120.000 per bulan. Angka ini setara dengan beberapa kali makan siang atau langganan streaming favoritmu.

Efek dominonya juga terasa. Ojek online bisa naik tarif, ongkos kirim e-commerce bisa ikut naik, dan harga makanan di warteg langgananmu pun berpotensi ikut merayap.

Life Hack: Begini Cara Anak Muda Hadapi Kenaikan BBM

Eco-driving: Hemat BBM Tanpa Ganti Kendaraan 

Kebiasaan nyetir agresif bisa bikin konsumsi BBM melonjak 20–30%. Tips simpelnya: hindari akselerasi mendadak, jaga kecepatan stabil di 60–80 km/jam di jalan tol, dan matikan mesin saat berhenti lebih dari 1 menit. Ini gratis dan langsung terasa efeknya.

Manfaatkan Aplikasi MyPertamina 

Pantau harga BBM real-time, aktifkan promo cashback, dan manfaatkan program loyalitas yang bisa menghemat pengeluaran harianmu. Lumayan buat nge-offset kenaikan harga.

Pertimbangkan Motor Listrik atau Hybrid 

Beralih ke kendaraan listrik atau hybrid dinilai sebagai pilihan strategis jangka panjang yang bisa mengurangi ketergantungan pada BBM sekaligus lebih ramah lingkungan. Banyak skema cicilan ringan dan subsidi pemerintah yang bisa dimanfaatkan.

Baca juga : Ironi BBM Nasional: Produksi Naik Tipis, Konsumsi Tak Terkendali

Ride-sharing dan Carpool 

Ajak teman kantor atau kampus untuk patungan ongkos bensin. Satu mobil untuk empat orang jauh lebih efisien daripada empat motor. Ini juga sekaligus ngurangin macet dan polusi.

Susun Ulang Budget Bulanan Sekarang 

Jangan tunggu harga naik baru panik. Alokasikan pos transportasi lebih besar sekarang dan kurangi pengeluaran yang bisa dikompres, misalnya makan di luar atau subscription yang jarang dipakai.

Intinya, kenaikan BBM bukan sesuatu yang bisa kamu kontrol, tapi cara kamu meresponsnya bisa kamu atur. Mulai adaptasi dari sekarang sebelum angka di SPBU berubah dan kantong sudah keburu kaget.