8 Tips Mengurangi Food Waste Selama Ramadan
- Dengan meningkatnya konsumsi makanan selama bulan Ramadan, mudah sekali terjebak dalam perangkap menghasilkan lebih banyak sampah daripada yang seharusnya.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Ramadan adalah waktu untuk refleksi spiritual, peningkatan pengabdian, dan disiplin diri. Ini juga merupakan waktu ketika banyak umat Muslim berkumpul untuk berbagi makanan saat mereka berbuka puasa.
Namun, dengan meningkatnya konsumsi makanan selama bulan Ramadan, mudah sekali terjebak dalam perangkap menghasilkan lebih banyak sampah daripada yang seharusnya. Limbah makanan memiliki dampak negatif yang signifikan secara sosial dan lingkungan bagi planet kita.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyadari berapa banyak makanan yang kita buang, terutama di bulan penuh syukur dan introspeksi diri ini. Tetapi bagaimana cara kita mengurangi pemborosan makanan sehari-hari selama Ramadan?
Tips Mengurangi Pemborosan Makanan Selama Ramadan
Dilansir dari islamicrelief.org.au dan The Hive, berikut tips mengurangi pemborosan makanan selama Ramadan:
1. Perencanaan Makanan
Merencanakan makanan jauh-jauh hari dapat membantu kita menghindari membeli terlalu banyak makanan. Kita juga menghemat lebih banyak uang, karena dengan merencanakan makanan untuk seminggu ke depan, kita akan memiliki daftar belanja dan anggaran yang harus dipatuhi.
Perencanaan juga membantu memastikan bahwa kita mengonsumsi berbagai makanan sehat dan bergizi sepanjang bulan.
2. Berbelanjalah dengan Bijak
Saat berbelanja, penting untuk berbelanja dengan bijak. Kita dapat menghindari pembelian impulsif dengan berpegang pada daftar belanja dan hanya membeli apa yang kita butuhkan. Memilih buah dan sayuran yang sedang musim dan berasal dari sumber lokal juga dapat mengurangi jejak karbon dari makanan kita.
3. Simpan Makanan dengan Benar
Penyimpanan yang tepat juga merupakan kunci untuk mengurangi pemborosan makanan. Dengan menyimpan makanan dalam wadah kedap udara dan memisahkan buah dan sayuran, kita dapat memperpanjang umur simpannya dan mencegah pembusukan. Hal ini dapat menghemat uang dan mengurangi jumlah makanan yang perlu kita buang.
4. Masak dalam Jumlah yang Tepat

Selama Ramadan, kita mungkin tergoda untuk makan berlebihan, yang dapat menyebabkan pemborosan makanan. Dengan menyajikan porsi yang lebih kecil dan menggunakan piring serta mangkuk yang lebih kecil, kita dapat membantu mengontrol porsi makan dan mengurangi pemborosan makanan. Hal ini juga bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan kita.
5. Manfaatkan Sisa Makanan Secara Kreatif
Sisa makanan bisa menjadi sumber daya berharga untuk mengurangi pemborosan makanan. Kita bisa berkreasi dengan mengubahnya menjadi hidangan baru. Misalnya, nasi sisa bisa digunakan untuk membuat nasi goreng atau puding nasi. Ini tidak hanya membantu kita mengurangi pemborosan makanan tetapi juga menambah variasi pada makanan kita.
6. Kompos
Mari kita hadapi kenyataan. Sisa makanan tidak dapat dihindari. Bahkan, makanan yang dibuang berakhir di tempat pembuangan sampah, di mana makanan tersebut perlahan membusuk dan melepaskan metana, gas rumah kaca berbahaya yang bertanggung jawab atas perubahan iklim.
Dengan demikian, kita dapat membuang cangkang telur, sisa sayuran, kantong teh, dan sampah kompos lainnya ke dalam tempat sampah kompos!
7. Kurangi Penggunaan Plastik
Karena pasar Ramadan bermunculan di mana-mana, kita semua mendambakan makanan berbuka puasa yang lezat. Tapi bagaimana cara membelinya? Mudah! Kurangi penggunaan plastik dengan mengganti kantong plastik sekali pakai dengan wadah makanan yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali. Ingatlah untuk membawa tas kain dan sedotan yang dapat digunakan kembali.
8. Sumbangkan Makanan Berlebih
Terakhir, menyumbangkan makanan berlebih adalah cara yang bagus untuk menghindari pemborosan makanan dan membantu mereka yang membutuhkan. Dengan menyumbangkan makanan berlebih, kita dapat memberikan dampak positif di komunitas kita dan mendukung mereka yang kurang beruntung.

Distika Safara Setianda
Editor
