Nasional

Gelontorkan Rp2,199 Triliun , Kementerian PUPR Targetkan Penggantian Jembatan Callender-Hamilton Rampung 2023

  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek penggantian dan atau duplikasi Jembatan Callender-Hamilton (CH) di Pulau Jawa
<p>Jembatan Teluk Kendari di Sulawesi Tenggara. / Dok. Kementerian PUPR</p>

Jembatan Teluk Kendari di Sulawesi Tenggara. / Dok. Kementerian PUPR

(Istimewa)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek penggantian dan atau duplikasi Jembatan Callender-Hamilton (CH) di Pulau Jawa akan selesai di 2023. Sedangkan awal Pembangunan fisik akan dimulai di 2022 dengan jumlah 37 unit jembatan.

Meneteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan Jembatan Callender-Hamilton di Pulau Jawa rata-rata sudah berusia 40 tahun sehingga diperlukan pembaruan. Lanjut lagi, Ia, berpesan agar mengecek kondisi sungai terlebih dahulu saat proses penggantian dimulai.

Kemungkinan besar kondisi sungai-sungai sudah berubah mengingat usianya sudah 40 tahun. Selain itu dicek juga desainnya karena bisa saja terdapat perubahan, seperti Jembatan Plengkung di Lumajang yang hanyut karena lahar dingin dan banyaknya banjir bandang. 

“Jembatan-jembatan tersebut sudah saatnya diganti, penggantian ini diharapkan kualitasnya lebih baik. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas baik dari segi pembiayaan maupun fisik merupakan harapan Presiden Joko Widodo,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menghadiri Acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Proyek KPBU di Auditorium Kementerian PUPR, Senin, 06 Desember 2021. 

Proyek penggantian jembatan ini dilakukan Kementerian PUPR dengan menerapkan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan dana senilai Rp2,199 triliun. 

Meliputi penggantian dan atau duplikasi 37 Jembatan CH eksisting dengan Jembatan Steel Box Girder, Steel I Girder beserta bangunan pelengkap termasuk Structural Health Monitoring System/SHMS serta O&M selama masa layanan. 

Dana tersebut dibiayai oleh Bank Mandiri dalam bentuk Design-Build-Finance-Operate-Maintenance-Transfer. Skema pengembaliannya melalui pengembalian investasi berupa pembayaran ketersediaan layanan/availability payment. 

37 unit Jembatan Callender-Hamilton yang akan diganti diantaranya 3 unit di Banten, 9 unit di Jawa Tengah, 9 unit di Jawa Timur dan 16 di Jawa Barat.

Di Banten terdiri Jembatan Batu Ceper, Cisadane A dan B dan Tawing I. Jawa Barat Jembatan Cilamaya, Ciasem III A, Cipangaritan B, Cigadung I B, Karang Sembung, Sigranela B, Kalijaga A, Kanci IB, Citanduy, Ciputra Haji, Cikao A, Cisomang, Cimanuk, Cilutung, Cikeruh dan Batujajar.

Jawa Tengah yakni Jembatan Tajum II Margasana, Kalibanger A, Wonokerto II A, Jurug B, Pemali Brebes B, Tajum Karang Bawang, Pedes B, Pang I A dan Juana I.

Jawa Timur 9 jembatan yaitu Jembatan Jetak, Bandar Ngalim, Ngujang, Munjungan, Teleng, Kangkung, Trisula Lama, Wirolegi dan Kalitakir.

Keberhasilan proyek penggantian Jembatan Callender-Hamilton diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan diri pemerintah dalam menggunakan skema proyek KPBU. Selain itu juga untuk mendorong keyakinan para invetor dan lenders semakin nyaman terlibat dalam pembiayaan infrastruktur di Indonesia.