Nasional

Dukung Produktivitas IKM Alat Angkut, Kemenperin Optimalkan Ekosistem Digital

  • Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus bertekad untuk mendukung peningkatan produktivitas Industri Kecil dan Menengah (IKM) alat angkut dengan mengoptimalkan ekosistem digital

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus bertekad untuk mendukung peningkatan produktivitas Industri Kecil dan Menengah (IKM) alat angkut melalui penciptaan ekosistem industri dan implementasi teknologi 4.0 guna optimalisasi pada ekosistem digital.

Selain untuk meningkatkan produktivitas IKM alat angkut, program tersebut juga bertujuan untuk menjalin sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam penerapan industri 4.0, terutama antara IKM alat angkut dengan industri otomotif besar.                

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resmi dikutip pada, Kamis 6 Desember 2021 menjelasakan bahwa penjualan ritel melalui platform digital melonjak hingga 65% saat pandemi, hal tersebut membuktikan bahwa ekosistem digital memegang peranan penting bagi kestabilan ekonomi.

Ekosistem digital tersebut kembali menjadi pembahasan setelah Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita meninjau produksi komponen kendaraan usai acara "Kick Off Ekosistem Industri Dan Implementasi 4.0 Pada IKM Alat Angkut" di Lingkungan Industri Kecil (LIK), Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis, 9 Desember 2021.

“Industri 4.0 adalah era yang menyertakan kemajuan teknologi dan juga konektivitas internet sehingga dapat dicapai peningkatan efisiensi waktu produksi dan penyajian data secara real time,” ujar Agus.

Beberapa tools yang dapat diimplementasikan guna mendukung proses pengoptimalan ekosistem digital melalui teknologi industri 4.0, antara lain adalah Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).

Reni juga menyebut Kemenperin akan mengembangkan ekosistem industri 4.0 di Sentra Logam Kabupaten Tegal guna mendukung produktivitas IKM alat angkut di daerah tersebut.

“Kemenperin telah melaksanakan program penerapan industri 4.0 bagi IKM alat angkut melalui Pendampingan Implementasi Penerapan Teknologi 4.0 dengan pilot project pada PT. Bimuda Karya Teknik (BKT), yaitu IKM yang telah menjadi supplier dari PT. Metindo Era Sakti (MES) sebagai Tier 1 dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN),” ucap Reni.

Reni juga mengapresiasi para supplier dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT. Astra Honda Motor, dan PT. Komatsu Indonesia yang hadir pada acara Kick Off tersebut, sehingga dapat melihat secara langsung terkait potensi dan kemampuan IKM alat angkut di Kabupaten Tegal.