Cobain DigiKu, UMKM Bisa Dapat Pinjaman Modal Hingga Rp20 Juta dari BRI
- JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI memberikan layanan pinjaman digital bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)....

Aprilia Ciptaning
Author
JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI memberikan layanan pinjaman digital bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Pinjaman berupa kredit modal kerja tersebut diberikan lewat DigiKu, melalui kerja sama dengan PT Visionet Internasional (OVO).
Direktur Konsumer BRI Handayani mengungkapkan, kerja sama ini merupakan gerakan bersama pemerintah dan pelaku ekosistem untuk menyediakan pinjaman bagi UMKM.
- BJB Salurkan Dana PEN Rp5 T dan Restrukturisasi Kredit Rp2,7 T
- Mumpung GSP Diperpanjang, BRI Dorong UKM Ekspor Produk ke Amerika Serikat
- Jonggring Saloko Gunung Semeru Meletus, Pendaki dan Ratusan Warga Dievakuasi
- Sri Mulyani Sudah Beri Insentif untuk 214.097 Perusahaan dan Wajib Pajak
- Resmi Dipangkas, Hari Libur Cuti Bersama Akhir Tahun 2020 Cuma Tanggal 24 dan 31 Desember
Para pelaku UMKM, katanya, telah memberikan kontribusi sebesar 60,3% terhadap total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, sektor ini juga ikut menyumbang kurang lebih 99% lapangan kerja di Indonesia.
“Melihat pentingnya keberadaan UMKM dalam pemulihan ekonomi nasional, BRI bekerjasama dengan OVO menghadirkan platform pinjaman digital DigiKu,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dikutip TrenAsia.com, Jumat, 20 November 2020.
Kolaborasi antara BRI dan OVO ini, lanjutnya, menjadi kerjasama antara bank dan fintech untuk mengakselerasi transformasi digital. Kali ini, dikhususkan untuk membangun UMKM agar semakin berkembang di era digital.
Ia menjelaskan, DigiKu dapat menghubungkan UMKM sebagai merchant, dengan pengguna OVO melalui aplikasi BRI Ceria.
Harapannya, program ini dapat membuka akses pengajuan modal untuk kelangsungan usaha.
“Ini sangat dibutuhkan oleh UMKM karena banyak yang mengalami kekurangan modal usaha, kesulitan menggaji karyawan, hingga ancaman penutupan usaha” ungkap Handayani.
Disebutkan, dari 64,2 juta jumlah UMKM di Indonesia, lebih dari 70% belum dapat mengakses pinjaman modal.
Poduk pinjaman DigiKu yang dipasarkan melalui aplikasi BRI Ceria, dapat mengucurkan modal hingga Rp20 juta dengan tenor hingga 12 bulan.
Adapun seluruh pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi. Prosesnya menggunakan digital verification, credit scoring, dan digital signature.
“Pemberian pinjaman modal dilakukan dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dengan melakukan assessment. Dengan kata lain, dinilai seberapa besar kebutuhan sesungguhnya dari merchant dan pengguna OVO,” tuturnya.
