Waskita Karya Dukung Restrukturisasi WSBP untuk Penyehatan Keuangan
- PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mendukung penuh restrukturisasi yang dilakukan oleh anak usahanya PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

Liza Zahara
Author


Gedung milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk. / Id.pinterest.com
(Istimewa)JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mendukung penuh restrukturisasi yang dilakukan oleh anak usahanya PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai komitmen perseroan dalam mengimplementasikan delapan stream penyehatan keuangan Waskita.
Direktur Utama Waskita Destiawan Soewardjono mengatakan going concern WSBP juga merupakan prioritas perseroan dan bagian dari komitmen perseroan dalam melakukan penyehatan keuangan perseroan.
“Proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang diterima WSBP tidak akan berdampak material terhadap perseroan selaku induk usaha. Selain itu, dalam prosesnya WSBP juga didukung oleh pemerintah melalui kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” kata Destiawan Soewardjono dalam keterangan resmi, Rabu, 17 Februari 2022.
Waskita Beton ditetapkan masuk PKPU sementara pada 25 Januari 2022 oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
- BRINS Luncurkan Produk Asuransi Untuk Sepeda Motor
- LPS: Literasi Bisa Batasi Dampak Kejahatan Siber
- Foto Menakjubkan Letusan Gunung Etna Meletus dari Ruang Angkasa
Sehubungan dengan status PKPU tersebut, WSBP didtetapkan stand still by law dari sisi kewajiban kepada kreditur sehingga menyebabkan default pembayaran bunga obligasi, suspensi perdagangan obligasi dan saham, serta penurunan rating.
Untuk memastikan proses PKPU berjalan dengan baik, WSBP pun menunjuk lead advisor yakni PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
Sedangkan, PKPU sementara merupakan ruang yang bisa mencapai kesepakatan restrukturisasi dengan para kreditur dan vendor. Sehingga PKPU diyakini akan menghasilkan jalan keluar terbaik bagi seluruh stakeholder WSBP.
“Kami mengapresiasi dukungan dari pemerintah kepada WSBP khususnya Kementerian BUMN. Kami juga menilai PKPU sementara ini bukan halangan untuk Waskita Beton, justru dapat memberikan ruang untuk perseroan fokus terhadap restrukturisasi yang sempat tertunda sebelumnya,” katanya.

Rizky C. Septania
Editor
