Korporasi

Penuhi Aturan Free Float, CIMB Niaga Terbitkan Saham Baru Lewat Private Placement

  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 10.599.000 lembar saham.
<p>Karyawan melayani nasabah di gerai CIMB Niaga Ditigal Lounge, Mal Gandaria City, Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan melayani nasabah di gerai CIMB Niaga Ditigal Lounge, Mal Gandaria City, Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 10.599.000 lembar saham atau setara dengan 0,04% dari saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penerbitan saham lewat mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement ini disepakati pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Kamis, 11 Januari 2024.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengungkapkan, dalam RUPSLB ini, para pemegang saham CIMB Niaga juga menyepakati untuk memberikan kuasa kepada direksi perseroan dengan hak substitusi untuk menentukan jumlah saham yang diterbitkan dan harga saham yang baru.

“RUPSLB juga memutuskan memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan, untuk menyatakan mengenai realisasi penerbitan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu,” kata dia di Jakarta, Kamis, 11 Januari 2024.

Fransiska menjelaskan, aksi korporasi tersebut dilakukan sebagai upaya perseroan untuk memenuhi ketentuan free float dari BEI. Aturan free float mensyaratkan jumlah saham free float paling sedikit 50 juta lembar saham dan paling sedikit 7,5% dari jumlah saham tercatat.

Adapun per posisi 31 Desember 2023, saham free float yang dimiliki CIMB Niaga adalah 1.759.684.459 lembar saham atau setara dengan 7,07% dari jumlah saham tercatat perseroan.

Selain melakukan PMTHMETD, aksi korporasi lainnya yang dilakukan perseroan saat ini adalah menjual kembali saham tresuri sejumlah 188.878.782 lembar saham atau setara dengan 0,76% dari jumlah saham tercatat perseroan.

Dengan terpenuhinya ketentuan tersebut, jumlah saham beredar CIMB Niaga akan bertambah, sehingga akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham CIMB Niaga.

"Tentunya hal ini diharapkan juga semakin menarik minat para investor untuk menjadikan saham CIMB Niaga sebagai pilihan investasinya,” ujar Fransiska.

Lebih lanjut, Fransiska mengatakan seluruh dana yang diperoleh dari PMTHMETD, setelah dikurangi biaya-biaya transaksi, akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk pembiayaan ekspansi kegiatan usaha dalam bentuk penyaluran kredit di seluruh segmen bisnis perseroan

Hal itu tersebut antaranya termasuk segmen Konsumer, Korporat, Komersial, UKM, baik perbankan konvensional maupun perbankan syariah, namun tidak termasuk Perusahaan Anak. Realisasi atas rencana penggunaan dana tersebut dapat berubah sesuai dengan kebutuhan aktual Perseroan pada saat pelaksanaan PMTHMETD.