Korporasi

Hanya Dalam Tiga Bulan, Utang Pajak Telkom Indonesia Melesat Jadi Rp4,5 Triliun

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan laba bersih menjadi Rp6,01 triliun pada kuartal I-2021. Kendati demikian, TLKM rupanya masih memiliki utang pajak kepada negara senilai Rp4,56 triliun.

<p>Gedung Merah Putih milik PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. / Telkomsat.co.id</p>

Gedung Merah Putih milik PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. / Telkomsat.co.id

(Istimewa)

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan laba bersih menjadi Rp6,01 triliun pada kuartal I-2021. Kendati demikian, TLKM rupanya masih memiliki utang pajak kepada negara senilai Rp4,56 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah utang pajak TLKM itu melesat 68% hanya dalam waktu tiga bulan. Pasalnya, posisi utang pajak TLKM masih sebesar Rp2,7 triliun pada akhir 2020.

Nilai utang pajak TLKM saat ini sudah termasuk utang dari entitas anak usahanya. Utang pajak entitas anak usaha mencapai Rp2,50 triliun, sementara TLKM sebesar Rp2,06 triliun.

Utang pajak TLKM dan anak usaha paling banyak berasal dari komponen Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Utang PPN TLKM tercatat ada di posisi Rp705 miliar, sementara anak usaha Rp804 miliar.

Padahal, beban pajak yang kini ditanggung TLKM justru merosot nilainya. beban pajak perseroan TLKM susut dari Rp2,62 triliun pada kuartal I-2020 menjadi Rp2,42 triliun pada kuartal I-2021.

Secara keseluruhan, utang pajak ini masuk dalam pos liabilitas jangka pendek. Posisi liabilitas jangka pendek TLKM pun ikut melonjak dari Rp69,09 triliun pada akhir 2020 menjadi Rp72 triliun pada kuartal I-2021

Sementara itu, liabilitas jangka panjang perseroan naik tipis dari Rp126,05 triliun pada akhir 2020 menjadi Rp129,95 triliun pada kuartal I-2021. Total liabilitas TLKM merangkak naik dari Rp126,05 triliun pada akhir 2020 menjadi RP129,95 triliun pada akhir kuartal I-2021.

Meski begitu, TLKM masih bisa membukukan kenaikan aset pada tiga bulan pertama 2021 ini. Total aset perseroan pada kuartal I-2021 tumbuh menjadi Rp257,84 triliun dari sebelumnya Rp246,94 triliun.(RCS)