Usai Diresmikan, 'Museum' Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah Bisa Dinikmati Masyarakat Indonesia
- Basis Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Pertukaran Budaya EMU (Electric Multiple Unit) Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah diresmikan.

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Basis Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Pertukaran Budaya EMU (Electric Multiple Unit) Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah diresmikan. Acara pembukaan ini juga menandai awal dari rangkaian acara fan open day pertama yang diselenggarakan di EMU Dekarur Bandung.
Pertama kali dalam sejarahnya, masyarakat Indonesia berjalan memasuki Kereta Cepat Jakarta-Bandung "Rumah EMU" dan mengunjungi EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari "jarak nol" untuk mengapresiasi pesona teknologi Kereta Cepat Tiongkok.
Basis Pemasyarakatan Sains dan Pertukaran Budaya EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan hasil kolaborasi antara CRRC, China State Railway Group Co., Ltd., dan China Railway Beijing Group Co., Ltd.
Basis ini merupakan platform pemasyarakatan ilmu pengetahuan dan pertukaran budaya bagi masyarakat Indonesia. Salah satu tujuannya adalah untuk mengundang lebih banyak masyarakat Indonesia agar dapat mengunjungi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan memperoleh pemahaman lebih dalam tentang teknologi kereta api kecepatan tinggi buatan China tersebut.
- Merdeka Copper Gold (MDKA) Lunasi Obligasi Rp1,49 Triliun
- Soroti Kericuhan Rempang, Jokowi : Masa Urusan Itu Sampai ke Presiden
- IKN Tarik Minat 284 Investor, Mayoritas dari Luar Negeri
Selain itu, pangkalan ini juga bertujuan untuk lebih efektif memperlihatkan hasil dari kerjasama antara Tiongkok dan Indonesia, serta sebagai sarana untuk meningkatkan pertukaran, media saling pembelajaran, dan ikatan antara masyarakat kedua negara.
Basis ini berlokasi di depo pemeliharaan bersama EMU Dekarul, yang juga berfungsi sebagai pusat operasional dan pemeliharaan EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Lebih dari 40 unit model kereta Tiongkok, dengan kecepatan antara 60 hingga 600 kilometer per jam, serta teknologi virtual reality kereta cepat dan sistem interaktif, dipamerkan dalam area pameran seluas hampir 200 meter persegi. Keberadaan area pameran ini memberikan masyarakat Indonesia kesempatan untuk mengenal lebih jauh teknologi dan budaya mengenai kereta cepat berkecepatan tinggi.
Selain itu, basis ini juga menungkinkan pengunjung untuk melihat EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara langsung, termasuk lokasi perawatannya. Sebagai tambahan, sebuah ruang pameran tema ilmu pengetahuan dan teknologi telah didirikan. Ruang pameran ini menampilkan prestasi ilmu pengetahuan dan teknologi EMU kereta cepat Jakarta-Bandung dalam berbagai bentuk.
Pada hari yang sama, hampir 200 orang, termasuk penggemar otomotif dan pelajar dari seluruh Indonesia, berpartisipasi dalam acara peresmian pangkalan dan kegiatan fan open day tersebut.
Di lokasi acara, tampak deretan EMU Leja-Bandung yang terhampar rapi di jalur garasi pemeliharaan.
Masyarakat yang hadir berkesempatan untuk mengunjungi dan merasakan EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari "jarak nol", serta mengunjungi secara imersif ruang pameran bertema sarat ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Banyak teknologi canggih kereta api Tiongkok yang dipamerkan di pangkalan tersebut, memberikan pemahaman baru untuk saya tentang kereta api cepat Jakarta-Bandung dan teknologi Kereta Cepat Tiongkok,” kata Ika, salah seorang pengunjung.
“Ini pertama kalinya saya mengunjungi bagian dalam kereta cepat Jakarta-Bandung. Keretanya sangat modern, tampilannya cantik, banyak fasilitas di dalam gerbongnya, dan dilengkapi dengan banyak teknologi canggih, semuanya membuat saya takjub!” ujar Danny, seorang blogger online yang berdomisili di Bandung, mengacungkan jempolnya pada kereta cepat Jakarta-Bandung yang ada di lokasi kejadian.
- Korupsi Tol MBZ, Eks Dirut Jasa Marga Layang Cikampek jadi Tersangka
- Kerja Sama dengan LinkAja, Hotel Indonesia Group Beri Diskon untuk Karyawan BUMN
- Ekspor Perikanan Indonesia pada Semester I Capai Rp42,98 Triliun
"Kecepatan EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung luar biasa. Bisa beroperasi dengan kecepatan maksimal 350 kilometer per jam. Keren banget! Semoga teman-teman juga bisa datang dan merasakan kereta cepat ini" Kata Rukanda Tayana.
Kereta Cepat Jakarta-Bandung membawa moda transportasi berkecepatan tinggi baru ke Indonesia, mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung dari 3 jam menjadi 40 menit, sehingga perjalanan semakin nyaman dan efisien.
“Saya senang Indonesia memiliki kereta cepat. Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara. Hal ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara Indonesia dan Tiongkok, menyaksikan ‘kecepatan Indonesia’ dan persahabatan kedua negara.” Kata Akbar, seorang mahasiswi asal Bali, Indonesia.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Ir. Budi Karya Sumadi mengutarakan bahwa peresmian Basis Pertukaran Ilmu Pengetahuan dan Budaya Kereta Api Kecepatan Tinggi Jakarta – Bandung merupakan kerjasama strategis, “Ini bukan sekedar kerjasama biasa, tetapi sebuah sinergi strategis yang potensial bagi perkembangan nasional”.
Kereta Cepat Jakarta-Bandung menghubungkan Jakarta, ibu kota Indonesia, dan kota wisata terkenal Bandung. Dengan total panjang 142,3 kilometer dan kecepatan operasi maksimum 350 kilometer per jam, proyek ini menjadi salah satu proyek penting dari "Satu Sabuk, Satu Jalan" serta kerja sama pragmatis antara Tiongkok dan Indonesia.
Kereta cepat ini juga menjadi proyek pembangunan kereta api berkecepatan tinggi Tiongkok pertama di luar negeri yang melibatkan seluruh sistem, faktor, dan rantai industri, mengadopsi teknologi dan standar Tiongkok untuk seluruh jalurnya.
EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan "pesanan pertama" kereta cepat Tiongkok yang berangkat ke luar negeri, diselenggarakan oleh China Railway International Co., Ltd., anak perusahaan China State Railway Group Co., Ltd., dan dirancang serta diproduksi oleh Sifang Co., Ltd, anak perusahaan CRRC.

Rizky C. Septania
Editor
