Dunia

Saham Chinese Estates, Eks Penguasa China Evergrande Melonjak karena Tawaran Take-Private

  • HONG KONG - Saham Chinese Estates Holdings, mantan pemilik saham utama pengembang China Evergrande, melonjak sebanyak 31% pada hari Kamis setelah mengumumkan ta
Evergrande group.jpg

HONG KONG - Saham Chinese Estates Holdings, eks pemilik saham utama pengembang China Evergrande, melonjak 31% pada Kamis 7 Oktober 2021 setelah mengumumkan tawaran senilai HK$1,91 miliar ($245 juta) untuk menjadikan perusahaan itu swasta.

Pengembang asal Hong Kong itu mengatakan Solar Bright Ltd, yang didukung oleh keluarga Joseph Lau yaitu pemegang saham terbesar Chinese Estate, telah mengusulkan untuk menjadikannya swasta dengan menawarkan kepada pemegang saham minoritas masing-masing HK$4, 38% premium dari harga perdagangan terakhir Chinese Estate.

Mantan ketua Chinese Estates, Lau, adalah anggota dari apa yang disebut "poker club" konglomerat Hong Kong yang mencakup ketua Evergrande, Hui Ka Yan, yang berebut untuk mengumpulkan dana untuk membayar pemberi pinjaman dan pemasok perusahaan.

Saham Chinese Estates naik menjadi HK$3,8 pada awal perdagangan setelah melanjutkan perdagangan pada hari Kamis. Perusahaan itu sempat ditangguhkan dari perdagangan pada 29 September.

Pengembang asal Hong Kong, yang sahamnya turun 42% tahun ini karena penangguhan itu, mengatakan delisting akan mengurangi biaya dan sumber daya manajemen demi mempertahankan status listing, dan dapat memberikan fleksibilitas yang lebih untuk menerapkan strategi bisnis jangka panjang.

Chinese Estates adalah pemegang saham Evergrande terbesar kedua dengan 6,48% saham, sebelum menjualnya turun sejak Agustus menjadi 4,39% pada Kamis.

($1=7,7857 dollar Hong Kong)