Antisipasi Dampak Invasi, Patung-Patung Bersejarah Ukraina Ditutup Pakai Plastik
- Penduduk kota pusat budaya Ukraina, Lviv bersama-sama melindungi monumen bersejarah di daerah itu menurut laporan badan warisan kebudayaan setempat.

Fadel Surur
Author


LVIV - Penduduk kota pusat budaya Ukraina, Lviv bersama-sama melindungi monumen bersejarah di daerah itu menurut laporan badan warisan kebudayaan setempat.
Beberapa patung-patung yang penting bagi warga Ukraina di pusat kota seperti dewa Romawi Neptunus dan dewi Yunani Amphitrite terlihat dibungkus plastik, seperti dikutip TrenAsia.com dari CNN pada 10 Maret 2022.
Patung-patung bersejarah dan berusia lebih dari 200 tahun lalu itu bertebaran di setiap ujung kota yang terletak di bagian barat Ukraina.
- Negatif COVID-19, Ini Pola Hidup yang Harus Diterapkan
- Kurs Dolar Hari Ini: Tensi Konflik Rusia Menurun, Rupiah Berpotensi Menguat
- Usai Naik Terus, Harga Emas Antam Anjlok ke Rp1,01 Juta per Gram
Di bagian depan sebuah Katedral Latin yang dibangun pada abad 14, sebuah patung kecil terlihat dibungkus dengan busa dan diikat dengan selotip.
Para ahli kebudayaan warisan telah memperingatkan kemungkinan kehilangan monumen bersejarah dan berseni di negara itu karena perang.
“Kami harap tindakan pencegahan ini tidak akan diuji dengan ledakan sebenarnya, tetapi kami tenang karena elemen penting dan berharga monumen ini tetap terjaga,” tulis Yayasan itu dalam unggahan Facebook.
Yayasan itu juga berterima kasih kepada penduduk yang sukarela membantu dan juga orang-orang yang menyumbang secara finansial secara diam-diam.
“Ini adalah bentuk cinta pada warisan budaya Ukraina yang sebenarnya!” tambah mereka.
Kota Lviv sejauh ini masih aman dari serangan seperti yang terjadi di Kyiv dan kota besar lain di Ukraina. Kota ini justru menjadi tujuan mengamankan diri bagi penduduk Ukraina. Bahkan, beberapa kedutaan juga telah memindahkan operasi ke Lviv.
Tetapi warga setempat tetap bersiap menghadapi perang yang mungkin datang kapan saja.

Rizky C. Septania
Editor
