Fintech

Riset LD FEB UI Sebut GoTo Finansial Terbukti Tingkatkan Inklusi Keuangan

  • Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan, entitas Grup GoTo yakni GoTo Financial terbukti meningkatkan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dan konsumen
<p>Gojek dan Tokopedia secara resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo pada hari ini, Senin, 17 Mei 2021. / Dokumentasi Gojek-Tokopedia</p>

Gojek dan Tokopedia secara resmi mengumumkan pembentukan Grup GoTo pada hari ini, Senin, 17 Mei 2021. / Dokumentasi Gojek-Tokopedia

(Istimewa)

JAKARTA – Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan, entitas Grup GoTo yakni GoTo Financial terbukti meningkatkan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dan konsumen. 

GoTo Financial ditemukan menjadi pintu pertama bagi masyarakat luas mengakses dan menggunakan layanan dan produk keuangan digital. Disebutkan bahwa GoTo Financial, termasuk GoPay menjadi gerbang akselerasi inklusi keuangan.

“Saat pandemi, pemanfaatan platform digital meningkat dengan pesat, termasuk layanan keuangan digital. Kami memilih GoTo Financial karena mereka memiliki ekosistem layanan keuangan yang komprehensif bagi konsumen dan pelaku UMKM di Indonesia, tidak hanya uang elektronik,” kata Kepala LD FEB UI Turro Wongkaren dalam konferensi pers, Selasa 5 Oktober 2021.

Riset ini menunjukkan, teknologi digital, seperti ekosistem GoTo Financial, mampu menjangkau kelompok yang sebelumnya tidak terjangkau. Bahkan mendorong pemanfaatan produk keuangan yang sebelumnya belum umum digunakan masyarakat luas, seperti pinjaman dan investasi.

Berdasarkan hasil temuan riset ini, ekosistem keuangan digital GoTo Financial membantu masyarakat unbanked dan underbanked mengakses layanan keuangan formal. Persisnya, 1 dari 4 konsumen yang belum pernah terekspos jasa perbankan sekarang memakai layanan perbankan setelah menggunakan GoPay.

GoPay juga menjadi gerbang pembuka akses keuangan digital, di mana 60% UMKM dan 46% konsumen pertama kali bertransaksi non-tunai dengan GoPay. Selain itu, dapat diperkirakan pada 2021 omzet mitra UMKM di ekosistem GoTo Financial akan meningkat 37% atau sekitar Rp53,2 triliun rupiah dibandingkan dengan 2020.

Peningkatan omzet mitra pada 2021 menandakan solusi platform digital mampu membantu UMKM bertumbuh sekaligus sinyal pemulihan ekonomi. Wakil Kepala LD FEB UI, Paksi C.K Walandouw mengatakan, pertumbuhan ini akan bisa semakin diperkuat karena produk-produk GoTo Financial juga mengubah persepsi sosial masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

“Di mana kini mayoritas pelaku UMKM menjadi lebih percaya dengan produk keuangan dan optimis terhadap potensi usaha digital,” ujar Paksi.